Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bandara Kertajati Majalengka Akan Jadi 'Bengkel' Pesawat, Begini Faktanya

Bandara Kertajati Majalengka Akan Jadi 'Bengkel' Pesawat, Begini Faktanya Bandara Kertajati. ©2018 Merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka disebut akan difungsikan sebagai tempat reparasi pada pesawat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jabar, Mochamad Ridwan Kamil.

Menurutnya, selain digunakan untuk keperluan penerbangan penumpang dalam dan luar negeri, pesawat yang singgah di sana nantinya bisa melakukan perawatan Maintenance, Repair, Overhaul (MRO) atau bengkel pesawat.

Bandara Kertajati di Majalengka akan difokuskan juga pada MRO sehingga semua pesawat bisa maintenance di sana," beber gubernur yang kerap disapa Emil, dalam jumpa pers usai menghadiri Rapat Terbatas bersama Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (29/3/2021) lalu dilansir di Liputan6.

Merambah Bisnis Baru

Emil sendiri menjelaskan jika langkah tersebut merupakan upaya ke depan untuk merambah bisnis baru, di luar pelayanan utama yakni penerbangan. Saat ini, bandara yang mulai dioperasikan pada 24 Mei 2018 tersebut juga sudah mulai membuka penerbangan kargo sebagai fasilitas tambahan.

"Kita tahu juga bisnis bandara itu tidak hanya penumpang, ada juga kargo dan perawatan. Tadi dibahas agar Kertajati bisnis juga pada non penumpang, kalau kargo sudah dimulai" kata Emil.

Menurutnya saat ini sudah ada maskapai penerbangan internasional yang tertarik, membuka layanan MRO di Bandara Internasional Kertajati.

"Juga saya laporkan ke Pak Presiden ada pihak penerbangan internasional di Asia yang juga berminat membuka MRO maskapainya di Kertajati," ungkapnya.

Menunggu Cisumdawu Beroprasi

dan ridwan kamil di bandara kertajati

Menhub Budi Karya dan Ridwan kamil di Bandara Kertajati ©2019 Merdeka.com

Disinggung soal kondisi bandara yang saat ini belum optimal, Emil mengungkapkan jika operasional bandara akan maksimal saat Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan atau Cisumdawu sudah terhubung.

Ia melanjutkan, berdasarkan uraian dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) direncanakan bahwa Desember 2021 tol yang memiliki panjang 60,3 KM tersebut akan difungsikan.

"Bandara Kertajati ini belum berfungsi optimal karena Tol Cisumdawu belum selesai. Tapi, tadi disampaikan Menteri PUPR bahwa Desember 2021 akan terhubung," ungkapnya.

Segera Dibangun

Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan jika untuk kesuksesan operasional Bandara Kertajati sebagai bengkel pesawat pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau).

Selain itu MRO di Kertajati juga bisa dimanfaatkan bagi pemilik pesawat pribadi yang selama ini melakukan perawatan di luar negeri.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Kasau untuk memanfaatkan kegiatan MRO di Kertajati, maka kita akan segera bangun dan kembangkan di lahan yang sudah ada secepatnya," ujar Budi.

Di luar itu, Budi menambahkan, jika sesuai arahan Presiden RI, BIJB juga dipastikan akan digunakan untuk keperluan umrah dan haji dari warga di Jawa Barat serta sebagian Jawa Tengah.

"Sesuai arahan Presiden, umrah dan haji warga Jabar dan sebagian Jateng kita konsentrasikan di Kertajati," pungkasnya.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP