Bahas tentang Umat di Mutiara Hati SCTV, Ini Penjelasan Quraish Shihab
Merdeka.com - Bukan hal asing lagi jika selama bulan Ramadan layar kaca televisi dihiasi dengan bermacam tayangan bernuansa religi. Mulai dari sinetron, acara talkshow hingga kultum bertema Ramadan selalu dihadirkan oleh sejumlah stasiun televisi
Berbicara soal acara kultum, hingga saat ini acara Mutiara Hati yang tayang di SCTV ini berhasil menarik perhatian. Acara ini menemani pemirsa menjelang waktu salat Subuh, Zuhur, dan Ashar
Diisi oleh pemuka agama ternama dengan pembawaan yang tenang dan halus yakni Quraish Shihab, acara ini begitu dinanti-nantikan. Terlebih, pembahasannya selalu menarik dalam setiap tayangan.
Adapun salah satu tayangannya yang pernah dibahas di Mutiara Hati SCTV yakni tentang umat. Seperti apa kira-kira penjelasan Quraish Shihab di Mutiara Hati? Berikut selengkapnya:
Membahas Tentang Umat
Melansir dari kanal YouTube Surya Citra Televisi (SCTV) yang tayang pada Selasa (04/05), ayah dari Najwa Shihab ini menjelaskan mengenai umat secara mendalam. Menurutnya, umat merupakan ciptaan Tuhan yang diikat oleh persamaan dan persaudaraan.
“Umat adalah sekumpulan makhluk Tuhan yang diikat oleh persamaan dan persaudaraan. kita akan gagal memaknai kehidupan kita sebagai umat dan bangsa tanpa memperhatikannya dan ketika itu kita akan menjadi cebol di tengah para raksasa,” kata ustaz Quraish Shihab.

YouTube/Surya Citra Televisi (SCTV) ©2021 Merdeka.com
Jiwa dalam Kehidupan Keumatan
Lebih lanjut Pendiri Pusat Studi Qur'an (PSQ) ini menjelaskan bahwa ukhuwah atau memberi perhatian merupakan jiwa dalam kehidupan keumatan.
“Umat atau bangsa adalah keluarga besar yang kepadanya seseorang dinisbahkan dan untuknya dia berjuang, ukhuwah itu lah yang menjadi jiwa dalam kehidupan keumatan," jelas Quraish Shihab.
Ia pun kemudian menjelaskan buah dari ukhuwah yakni saling membela dan bukan saling menyakiti satu sama lainnya.
"Ia adalah kebersamaan jiwa raga, material dan spiritual dalam kesetiaan, buahnya adalah pertemuan untuk bekerja dan memikul tanggung jawab serta saling membela, bukan siapa yang teraniaya tapi juga yang menganiaya, dengan mencegahnya melakukan penganiayaan,” tutupnya.

YouTube/Surya Citra Televisi (SCTV) ©2021 Merdeka.com
(mdk/anf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya