6 Makanan Pencegah Kanker Prostat yang Perlu Diketahui Pria, Jadikan Diet Rutin
Merdeka.com - Kanker prostat terjadi ketika sel-sel di kelenjar prostat mulai tumbuh di luar kendali. Prostat sendiri adalah kelenjar yang hanya ditemukan pada pria. Kelenjar ini membuat beberapa cairan yang merupakan bagian dari air mani.
Prostat berada di bawah kandung kemih (organ berongga tempat urine disimpan) dan di depan rektum (bagian terakhir dari usus). Tepat di belakang prostat adalah kelenjar yang disebut vesikula seminalis yang membuat sebagian besar cairan untuk air mani. Uretra, yang merupakan tabung yang membawa urine dan air mani keluar dari tubuh melalui penis, melewati pusat prostat.
Risiko terkena kanker prostat akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Sekitar 60 persen dari semua kanker prostat yang terjadi di Amerika Serikat, misalnya, didiagnosis pada pria yang berusia 65 tahun ke atas. Jarang bagi pria untuk mengembangkan kanker prostat sebelum usia 40 tahun.
Untuk mencegahnya, asupan nutrisi dan gaya hidup sehat dapat membantu. Ya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat membantu memperlambat pertumbuhan kanker prostat atau menurunkan kemungkinannya kembali setelah pengobatan.
Dilansir dari beberapa sumber, berikut kami sajikan beberapa makanan pencegah kanker prostat yang perlu Anda tahu.
Tomat dan Makanan Merah Lainnya

©2018 Merdeka.com/Pixabay
Makanan pencegah kanker prostat yang pertama adalah tomat atau makanan merah lainnya. Dilansir dari healthline.com, tomat, semangka, dan makanan merah lainnya memiliki warna cerah karena adanya antioksidan kuat yang disebut likopen.
Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi buah dan produk berbahan dasar tomat memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang tidak. Namun, American Institute for Cancer Research memperingatkan bahwa penelitian yang menghubungkan tomat dengan pencegahan kanker prostat masih terbatas dan sedang berlangsung.
Sebuah studi tahun 2018 dari Spanyol menunjukkan bahwa memasak tomat membuat tubuh Anda lebih mudah menyerap likopen. Semakin merah tomat, semakin baik karena likopen terakumulasi selama pematangan. Itu berarti bahwa tomat pucat yang dibeli di toko yang dipetik terlalu dini memiliki lebih sedikit likopen daripada tomat matang.
Kedelai dan Teh
Makanan pencegah kanker prostat yang kedua yaitu kedelai dan teh. Nutrisi yang disebut isoflavon telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat, setidaknya dalam satu tinjauan studi terkontrol tahun 2014. Isoflavon ini dapat ditemukan di:
Para peneliti juga telah lama mempelajari hubungan antara teh hijau dan risiko kanker prostat, dengan menghasilkan temuan yang beragam. Sebuah studi tahun 2008 menunjukkan bahwa pria yang minum teh hijau, atau mengonsumsi suplemen ekstrak teh hijau, memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang tidak.
Sebuah tinjauan studi klinis tahun 2010 menunjukkan bahwa penelitian sel dan hewan menegaskan hubungan antara bahan utama teh hijau dan risiko kanker prostat yang lebih rendah. Ini mencatat bahwa uji klinis manusia lebih lanjut masih diperlukan.
Sayur Cruciferous
Makanan pencegah kanker prostat yang ketiga yakni sayuran cruciferous. Dikutip dari prostatecanceruk.org, jenis sayuran ini termasuk brokoli, kembang kol, kubis, kubis Brussel, bok choy, bayam dan kangkung.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sayuran cruciferous dapat membantu memperlambat pertumbuhan kanker prostat dan mengurangi risiko kanker prostat stadium lanjut. Tetapi masih dibutuhkan lebih banyak penelitian tentang efek sayuran ini.
Buah Beri

©2016 Merdeka.com
Makanan pencegah kanker prostat yang keempat yaitu buah beri. "Stres oksidatif" adalah apa yang oleh para ilmuwan sebut sebagai kerusakan tambahan yang menumpuk selama bertahun-tahun. Ini disebabkan oleh "radikal bebas", yang merupakan produk sampingan dari metabolisme yang beracun.
Dilansir dari pcf.org, radikal bebas yang tidak terkendali akan mendatangkan malapetaka pada tubuh dengan mencuri elektron, menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel dan DNA. DNA yang rusak tidak dapat bereplikasi dengan benar, berpotensi menyebabkan perubahan sel kanker.
Antioksidan membantu menetralisir dan menghilangkan radikal bebas dari tubuh. Dan buah beri adalah sumber yang bagus, terutama stroberi, blackberry, blueberry, dan raspberry. Buah-buahan ini menawarkan antioksidan kuat yang dikenal sebagai anthocyanin.
Delima

©2018 Merdeka.com/Pixabay
Makanan pencegah kanker prostat yang kelima adalah buah delima. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jus delima dianggap baik untuk pria yang menderita kanker prostat. Jika Anda ingin mencoba jus delima, pilihlah varietas tanpa tambahan gula. Tapi Anda perlu menghindari buah delima jika Anda menggunakan obat resep tertentu. Mintalah nasihat pada apoteker atau dokter.
Ikan
Makanan pencegah kanker prostat yang terakhir yaitu ikan tertentu (terutama ikan air dingin seperti salmon, sarden, dan trout) yang menyediakan "lemak baik". Kandungan lemak ini tidak memicu peradangan dengan cara yang sama seperti lemak hewan jenuh (misalnya, lemak sapi).
Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan mulai melihat peradangan di dalam prostat sebagai kondisi berbahaya yang dapat membuat kanker lebih mudah berkembang.
Menariknya, tidak semua ikan diciptakan sama. Satu studi, yang dipimpin oleh ilmuwan Harvard Fred Tabung, Ph.D., MSPH, dan Edward Giovannucci, MD, Sc.D., meneliti hubungan antara diet dan peradangan dan menemukan bahwa tuna kalengan, udang, lobster, kerang, dan "lainnya" Ikan lebih meradang daripada ikan "daging gelap" seperti salmon atau kakap merah.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya