Zapote, ketika para banteng 'kesurupan' di tengah lapangan
Merdeka.com - Sementara Meksiko dan Spanyol umumnya membiarkan banteng mati dalam tradisi adu banteng, Kosta Rika lebih memilih untuk melakukannya dengan cara berbeda.
Karena banteng dihormati sebagai sumber pendapatan bagi ribuan keluarga petani di negara ini, festival banteng tahunan di Kosta Rika tidak pernah mencederai banteng. Corridas de toros (adu banteng) yang diadakan setiap tahun di Kosta Rika, dianggap sebagai event termegah di negara itu.

Photo: Zoraida Diaz
Setiap akhir tahun, peternak dari seluruh penjuru Kosta Rika akan membawa banteng mereka ke ibukota, untuk berpartisipasi dalam perayaan yang sangat ditunggu-tunggu di Kosta Rika.
Dan bukannya untuk memuliakan kekuasaan manusia atas binatang itu, adu banteng Zapote diadakan untuk menghormati para banteng. Hewan-hewan itu tidak akan dibunuh atau dicederai, mereka hanya dilepas ke jalan.

Photo: Leaf Project
Event besar ini akan dilaksanakan pada siang hari dan lainnya di malam hari. Festival itu akan memiliki unsur-unsur rodeo tradisional. Para rodeo profesional dan amatir, yang disebut improvisados, akan dilemparkan ke dalam ring untuk menghadapi El Violador (Si pelanggar peraturan), yang merupakan banteng.
Penyelenggara festival menawarkan hadiah uang tunai untuk mereka yang memiliki penampilan terbaik di atas ring. Kadang-kadang improvisados diberi tugas, seperti mengambil sebuah objek dari banteng.
Di luar stadion adu banteng, festival Zapote menawarkan atraksi lainnya seperti roller coaster, permainan karnaval, bar dan klub malam. Kuliner yang ditawarkan termasuk permen kapas, mi, steak Argentina, churros dan masih banyak lagi.
(mdk/des)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya