Wine termahal di dunia seharga Rp 1,6 milliar

Reporter : Destriyana | Rabu, 4 Juli 2012 13:50




Wine termahal di dunia seharga Rp 1,6 milliar
Wine termahal di dunia. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Rekor dunia baru untuk wine termahal di dunia telah tercipta. Pabrik anggur Australia, Penfolds, memperkenalkan 2004 Block 42, edisi spesial Cabernet Sauvignon. Harga satu botol wine ini mencapai AUD 168,000 atau setara Rp 1,6 milliar.

Dikutip dari Extravaganzi, (02/07), ada dua alasan kenapa wine ini sangat spesial. Pertama, wine ini dihasilkan dari kebun anggur tertua yang masih memproduksi Cabernet Sauvignon di dunia. Kedua, 2004 Block 42 memiliki desain botol yang tak biasa. Sentuhan futuristik pada botol wine, membuatnya sepintas mirip alat suntik.

Penfolds hanya meluncurkan 12 botol edisi terbatas. Usut punya usut, ternyata botol wine ini dibuat oleh Nick Mount, seorang seniman gelas ternama dari Adelaide, Australia. Setiap botol berisi 750 ml wine merah langka.

@ Penfolds


Peter Gago, kepala winemaker Penfolds, mengatakan: "Anda bisa menemukan sukacita dan energi di balik wine Penfolds. Bangga rasanya dapat menciptakan wine terbaik di Australia."

Wine menjadi bagian penting dalam sebuah perayaan atau hari spesial. Tradisi ini telah dilakukan oleh masyarakat di dunia barat selama berabad-abad.

[des]


Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Marshanda akan upload 100 video curhatannya yang lain
  • Menantu SBY: Jokowi adalah pilihan terbaik bangsa ini
  • ICW ingatkan Jokowi hati-hati pilih menteri dan koalisi
  • Pasca KPU tetapkan Jokowi-JK, Polri masih berlakukan siaga satu
  • Hashim: Lebih baik Prabowo naik kuda dibanding ke kabinet Jokowi
  • Hashim: Prabowo pasti pilih naik kuda daripada kabinet Jokowi
  • Harapan pemimpin jiran atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden
  • Spyshot: Honda CR-V akan memiliki wajah baru!
  • Ilmuwan di Yogya sebut zaman Jokowi sebagai orde kemandirian
  • Meski sibuk Pilpres, Jokowi ngaku tetap teleponan dengan Ahok
  • SHOW MORE