Unik, para petani di desa ini ubah seluruh lahan jadi gambar raksasa
Merdeka.com - Di desa Inakadate, Prefektur Aomori, Jepang, sawah tak pernah sekadar lahan untuk bercocok tanam. Para petani di desa ini mengubah ladang-ladang mereka menjadi kanvas raksasa.
Sejak tahun 1993, para petani di Inakadate menjadikan sawah mereka lebih berwarna dengan motif-motif cantik berukuran raksasa. Dilaporkan Amusing Planet, mereka menggambar di atas sawah dengan menanam beberapa jenis padi sekaligus mengikuti pola yang sudah dibuat sebelumnya.
Hasilnya warna-warni hijau dan kuning yang membentuk sebuah lukisan besar. Ada yang menunjukkan gambar ikonik Marilyn Monroe tengah menahan roknya dari tiupan angin, lukisan geisha bergaya tradisional, Mona Lisa, serta Napoleon.
Gambar-gambar ini bisa bertahan selama musim tanam. Dan setiap tahun para petani Inakadate mengganti gambar di ladang mereka untuk menarik pengunjung.


Sebelum terkenal karena ladang-ladangnya yang bak karya seni, Inakadate merupakan desa miskin yang hampir ditinggalkan seluruh penduduknya. Satu-satunya nilai jual dari segi pariwisata yang bisa dibanggakan Inakadate adalah varietas padi berusia 2.000 tahun yang ditemukan di sana.


Pemerintah setempat sempat mendirikan taman hiburan bertema neolitikum di sana, namun langkah ini gagal menarik turis. Justru mendatangkan utang yang jauh lebih besar bagi desa.
Setelah sawah-sawah di Inakadate diubah menjadi karya seni, barulah desa itu kembali hidup. Sekarang ribuan turis dari seluruh Jepang berdatangan ke sana setiap tahunnya.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya