Undang satwa jadi tamu resepsi, pasangan ini dikecam PETA
Merdeka.com - Berawal dari niat baik, tetapi justru berakhir dengan kontroversi. Itulah yang dialami Paul Freakley dan Janet Still. Awalnya, pasangan ini cuma ingin menghibur para tamu di resepsi pernikahan mereka. Tetapi keputusan mereka mendatangkan binatang malah mengundang kecaman dari organisasi pendukung hak binatang internasional, People for the Ethical Treatment of Animals (PETA).
Dilansir DailyMail (15/9), Paul dan Janet, keduanya berusia 39 tahun, ingin mengadakan resepsi yang menyenangkan untuk para tamu. Pasangan yang sudah bertunangan selama 10 tahun ini terinspirasi untuk mengundang hewan-hewan lucu ke resepsi setelah menyaksikan pesta ulang tahun dengan satwa yang diadakan perusahaan jasa The Party Animals.
Setelah mengikat janji setia di Warwickshire, dua sejoli pecinta binatang ini mengadakan resepsi meriah di Thornfield Indoor Bowls Club. Sebagai kejutan buat para tamu, mereka mendatangkan 30 binatang. Mulai dari rubah, meerkat, burung hantu, rakun, ular, kalajengking, sampai tarantula.


"Ini merupakan cara yang baik bagi para tamu untuk saling mengenal dan menikmati hari karena saya pikir pada dasarnya setiap orang tertarik pada binatang," tutur Paul.
Tujuan awal Paul dan Janet tercapai. Pesta pernikahan mereka benar-benar menjadi kejutan bagi para tamu. Alih-alih sekadar makan dan minum, mereka bisa bermain-main bareng ular dan rubah. Janet sendiri merasa sangat gembira karena bisa memeluk meerkat.

Tetapi bisa ditebak, tidak semua tamu merupakan pecinta hewan. Tak heran kalau ada saja kehebohan yang terjadi karena mereka ngeri harus berdekatan dengan ular atau tarantula.

Pesta pernikahan Paul dan Janet mendapat reaksi keras dari organisasi pembela hak-hak satwa PETA.
"Hewan-hewan yang disewa untuk acara seperti ini diangkut dari lokasi ke lokasi yang lain, tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, dan beberapa bahkan ditempatkan di kandang-kandang kecil" kecam Mimi Bekhechi, direktur PETA Inggris. Menurutnya hal ini dapat mengganggu mental para binatang dan pada akhirnya bisa membahayakan para tamu pesta. Baginya akan lebih bermanfaat jika para tamu diminta memberikan donasi untuk pelestarian satwa.
"Pasangan yang peduli terhadap binatang bisa membuat perbedaan yang lebih berarti dengan meminta para tamu untuk menyumbang," pungkasnya.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya