Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Stres dapat membuat daya tarik pria menurun

Stres dapat membuat daya tarik pria menurun Ilustrasi stres. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sering kali untuk dapat terlihat menarik di mata wanita, banyak pria yang melakukan olahraga agar tubuh mereka terlihat atletis atau perawatan wajah dan rambut agar terlihat tampan. Tetapi penelitian terbaru menyebutkan bahwa stres pada pria dapat menghilangkan daya tarik yang mereka miliki.

Dilansir dari Ask Men, penelitian yang dilakukan psikolog bernama Fhionna Moore dari University of Abertay, Dundee menyatakan bahwa semakin tinggi stres yang dimiliki oleh seorang pria, semakin rendah daya tarik yang mereka miliki. Penelitian itu dilakukan dengan cara melihat level cortisol pada air liur pria serta tingkat daya tarik mereka di mata wanita.

Cortisol merupakan hormon yang dikeluarkan seseorang ketika sedang berada dalam kondisi stres. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa pria yang memiliki tingkat cortisol tinggi dapat terlihat kurang menarik dan kurang sehat dibanding pria yang memiliki tingkat cortisol rendah. Dalam jangka waktu yang lama, situasi ini dapat membuat seorang pria menjadi lebih lemah fisiknya.

Dari hasil penelitian tersebut juga diketahui bahwa walaupun memiliki tingkat stres tinggi, tetapi pria yang mampu menyelesaikan masalahnya dengan tenang juga terlihat lebih menarik bagi wanita. Menurut Moore, pria yang mampu menyelesaikan masalah ini terlihat lebih meyakinkan bagi wanita dan hal ini dianggap dapat menurun pada keturunan yang dimiliki pria itu kelak.

Jadi walaupun Anda seorang pria yang memiliki tingkat stres tinggi, jika masalah Anda tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan dengan cepat maka Anda akan tetap terlihat menarik di mata wanita. Solusi lainnya? Sering-sering berlibur agar tidak stres.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP