Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seni memancing ikan di atas panggung kayu

Seni memancing ikan di atas panggung kayu Seni memancing ikan di atas panggung kayu. ©2014 Merdeka.com/flickr.com/gulfu

Merdeka.com - Sri Lanka punya metode memancing unik yang dilakukan di atas sebuah panggung kecil yang terbuat dari kayu. Para pemancing akan duduk di atas panggung kayu itu dan menunggu ikan menyambar umpan mereka.

Panggung kayu itu ditancapkan beberapa meter dari lepas pantai. Praktik tersebut diyakini telah dimulai selama Perang Dunia II, ketika masyarakat setempat kekurangan pangan dan tempat memancing penuh sesak dengan orang-orang yang mencari ikan.

Pada awalnya, para pelaut Sri Lanka mulai memancing dari atas bangkai kapal yang sudah terbalik atau pesawat yang jatuh. Namun kemudian beberapa dari mereka mulai mendirikan panggung kayu di atas terumbu karang.

Keterampilan itu telah diwariskan setidaknya kepada dua generasi nelayan yang tinggal di sepanjang 30 km pantai yang terletak antara kota Unawatuna dan Weligama. Karena hasil tangkapan terlalu sedikit, praktik ini tampaknya tidak akan bertahan lama, selain hanya sebagai objek wisata.

Tsunami yang terjadi pada tahun 2004, yang menghancurkan sebagian besar dari garis pantai Samudera Hindia telah mengubah garis pantai Sri Lanka, dan mengurangi jumlah ikan yang datang. Para pelaut biasanya akan berhenti memancing sepenuhnya selama musim hujan tahunan. (mdk/des)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP