Sebelum jadi tunarungu, gadis ini wujudkan mimpi ketemu Taylor Swift
Merdeka.com - Jorja Hope, seorang remaja asal Australia didiagnosis dengan kondisi yang menyebabkan gangguan pada pendengarannya sejak usia 12 tahun. Jorja bisa kehilangan kemampuannya untuk mendengar sewaktu-waktu. Karena itulah, dia ingin mewujudkan impian terbesarnya selagi masih bisa, yaitu bertemu Taylor Swift.Dilansir Mashable (29/11), Jorja sedih ketika mengetahui kalau suatu saat dia tak akan bisa mendengar musik-musik Taylor Swift lagi. Besar kemungkinannya dia akan menjadi tunarungu tahun depan.Tetapi berkat bantuan saudara kembarnya Jorja mendapat kesempatan untuk mendengar Swift bernyanyi secara langsung dan bertatap muka dengan idolanya itu. Dilansir Maitland and Mercury, Chloe si saudara kembar membuat akun Facebook 'Help Jorja Meet Taylor Swift in Sydney'. Chloe meminta dukungan dan sebanyak mungkin like dari para pengguna jejaring sosial tersebut. Dengan demikian, halaman Facebook yang dia buat akan menarik perhatian Swift.

Rencana itu berhasil. Chloe dan Jorja diundang ke Sydney untuk menyaksikan pertunjukan Swift di Stadion ANZ. Berangkat dari rumah mereka di Maitland, dua gadis kembar itu dikawal ibunya untuk menyaksikan penampilan Swift. Mereka juga membawa sepasang sepatu Ugg sebagai hadiah untuk sang idola.

Setelah pertunjukan berakhir, Jorja berkesempatan untuk menyapa Swift dan berfoto dengan sang idola. Dia sangat terksean dengan pertemuan itu.

"Saya tidak menyangka dia setinggi itu," tuturnya senang. (mdk/tsr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya