Salurkan depresi, pria ini ubah lahan jadi kebun patung kepala
Merdeka.com - Castello Incantato adalah sebuah objek wisata yang cukup fenomenal di Sciacca, Italia. Nama bangunan tersebut berasal dari bahasa Italia yang berarti 'kastil yang mempesona'. Castello Incantato pada dasarnya adalah sepetak tanah yang dipenuhi pahatan kepala dalam berbagai ukuran. Kepala-kepala yang terbuat dari batu itu dipahat oleh seorang pria bernama Filippo Bentivegna. Sejarah Castello Incantato dimulai ketika Bentivegna bermigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1913 untuk mengadu nasib. Dalam 6 tahun masa tinggalnya di negeri Paman Sam, suatu hari Bentivegna terlibat dalam sebah perkelahian dan mendapatkan pukulan berat di bagian kepala. Gara-gara peristiwa itu ia mengalami gegar otak parah yang mengakibatkan kerusakan permanen pada salah satu bagian otaknya.
Karena kondisinya tidak memungkinkan untuk bekerja, Bentivegna dipulangkan ke Italia. Saat itu ia dipenjarakan karena dianggap mangkir dari wajib militer untuk ikut bergabung dalam pasukan Italia di Perang Dunia. Beberapa waktu kemudian ia dibebaskan karena alasan gangguan mental dan mendapat sejumlah ganti rugi dari pemerintah. Bentivegna menggunakan uang ganti rugi itu membeli sepetak tanah di kaki Gunung Cronio.

Photo by reportagesicilia.blogspot.com


Photo by Panoramio Cronio memutuskan untuk menyalurkan depresi akibat gangguan mental yang ia derita dengan memahat setiap batu yang ada di tanah miliknya menjadi kepala manusia. Ia menggunakan pisau ukitr biasa untuk membuat pahatan dari batu-batu utuh tersebut. Ketika semua batu di tanahnya sudah habis, ia beralih membuat pahatan kepala di tebing-tebing di sekitarnya. Obsesi Bentivegna untuk membuat ribuan pahatan kepala membuat dirinya populer di antara penduduk sekitar.

Photo by sortir.telerama.fr
Para tetangganya menjuluki Bentivegna pria gila yang eksentrik. Sejumlah wisatawan mulai berdatangan karena penasaran dengan hasil karya Bentivegna. Beberapa bahkan berniat untuk membeli beberapa buah koleksinya. Tetapi pria itu menolak untuk menjual satu pun dari karyanya. Ketika Bentivegna meninggal, sebagian dari patung kepala buatannya kemudian dipindahkan ke museum. (mdk/tsr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya