Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

[Resensi buku] Confessions, kisah mencekam dari ratu thriller Jepang

[Resensi buku] Confessions, kisah mencekam dari ratu thriller Jepang Buku dan film Confessions atau Kokuhaku. ©2016 Goodreads - Toho Company

Merdeka.com - Murid-muridnya telah membunuh putrinya. Sekarang dia akan menuntut balas.

Setelah pertunangan yang berakhir dengan tragedi, seluruh hidup Yuko Moriguchi berpusat pada putrinya yang berusia empat tahun, Manami. Namun setelah kecelakaan memilukan yang terjadi di SMP tempatnya mengajar, Yuko menyerah dan mengajukan pengunduran diri.

Tetapi sebelum itu dia masih memiliki satu pesan terakhir untuk murid-muridnya. Dia akan menceritakan sebuah kisah yang akan mengubah pandangan semua siswanya tentang dua teman sekelas mereka.

-Sinopsis Confessions oleh Kanae Minato, disadur dari situs Goodreads-

Confessions atau Kokuhaku dalam bahasa aslinya adalah sebuah kisah yang meresahkan dari Kanae Minato, salah satu penulis besar dari genre thriller di Jepang. Meresahkan dalam artian buku ini meninggalkan kesuraman setelah pembaca menutup halaman terakhir buku.

Buku dengan target pembaca usia dewasa ini dibuka dengan adegan tipikal pada suatu kelas di SMP. Seorang guru perempuan berbicara di depan, sementara para siswa sibuk dengan aktivitas masing-masing. Tak ada yang mendengarkan ucapan sang guru. Tetapi ketika sang guru mengumumkan pengunduran dirinya, mendadak seluruh kelas memperhatikan. Yuko Moriguchi memutuskan berhenti mengajar karena Manami, putri kecilnya tewas dan siswa di kelas itu yang telah membunuhnya.

Cerita Confessions kemudian bergulir dari sudut pandang Yuko Moriguchi. Tetapi karakter-karakter lain, termasuk para pembunuh putri Moriguchi juga menceritakan kisah mereka sendiri di bab-bab berikutnya.

buku kokuhaku atau confessions oleh kanae minato

Buku Kokuhaku atau Confessions oleh Kanae Minato © Goodreads

Alur Confessions semakin mendebarkan di setiap halaman. Pengakuan Moriguchi di depan kelas bagaikan bola salju yang bergulir semakin besar dan melindas segala sesuatu yang dilaluinya. Suasana di kelas berubah total sejak peristiwa itu. Hanya masalah waktu sebelum pembunuhan lain terjadi.

Aspek paling meresahkan dari Confessions adalah kenyataan bahwa cerita ini bisa saja terjadi dalam kehidupan nyata. Confessions memang cuma fiksi, sebuah cerita rekaan belaka. Tapi kondisi masyarakat dalam novel tersebut sangat mirip dengan kehidupan kita sehari-hari. Kita juga hidup di masa di mana pembunuhan oleh remaja di bawah umur kerap muncul di pemberitaan. Pada akhirnya, buku ini membuat pembaca merenung. Apa yang salah dalam masyarakat kita sehingga melahirkan kecenderungan untuk tindakan kriminal dalam diri para pemuda?

Iyamisu, thriller yang membuat para pembaca Jepang bergidik

Confessions yang ditulis oleh Kanae minato tergolong genre iyamisu. iyamisu adalah subgenre thriller dalam literasi Jepang. Menurut Hon no Zasshi, secara etimologis iyamisu berarti misteri yang membuat pembaca bergidik dan bergumam, "Ihh!". Istilah ini sendiri dipopulerkan oleh kritikus misteri Aoi Shimotsuki pada tahun 2006.

iyamisu adalah genre psychological thriller yang menonjolkan sisi gelap sifat manusia. Di sini pelaku tindak pidana bukan seorang psikopat murni seperti di film-film, tetapi hanya orang biasa yang terseret untuk melintasi batas antara benar dan salah.

Genre iyamisu booming di Jepang sejak tahun 2012. Selain Minato, Mahokaru Numata dan Yukiko Mari juga dikenal sebagai spesialis dalam genre ini. Jika dibandingkan dengan thriller yang menuai popularitas internasional, karya-karya Gillian Flynn, penulis Gone Girl juga bisa dikategorikan sebagai iyamisu.

Adaptasi layar lebar Confessions

film kokuhaku atau confessions

Film Kokuhaku atau Confessions © Toho Company

Meskipun Confessions baru menuai status best seller internasional pada tahun 2014, buku ini sudah rilis di Jepang pada tahun 2008. Juga sudah diadaptasi ke layar lebar di tahun 2010 oleh sutradara Tetsuya Nakashima.

Sama seperti bukunya, film Confessions menuai sukses dan diganjar sejumlah penghargaan di berbagai festival film. Film ini bahkan sempat mewakili Jepang di Academy Award 2011.

Menurut opini pembaca, film Confessions memang berhasil menangkap esensi bukunya dengan baik. Selain itu film disajikan dengan sinematografi yang apik, menampilkan nuansa gelap namun artistik.

film kokuhaku atau confessions

Film Kokuhaku atau Confessions © Toho Company

film kokuhaku atau confessions

Film Kokuhaku atau Confessions © Toho Company

Tentu saja ada beberapa dialog yang diubah agar para penonton bisa mendapatkan emosi yang sama seperti para pembaca bukunya.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP