Potret-potret jelita dari era Edwardian, standar cantik masa lalu
Merdeka.com - Standar kecantikan senantiasa berubah dari waktu ke waktu. Namun kecantikan sejati akan tetap memukau meskipun zaman berganti. Seperti yang ditunjukkan oleh para wanita dari era Edwardian ini.
Era Edwardian adalah zaman kepemimpinan Raja Edward VII dari Inggris, antara tahun 1901 sampai 1910. Pada masa ini, peran wanita dalam masyarakat semakin diperhitungkan. Semakin banyak wanita dari kelas pekerja yang mulai mengambil alih profesi pria.
Para wanita jelita berikut juga termasuk wanita pekerja, meskipun kiprah mereka lebih banyak di atas panggung. Mereka dianggap memenuhi standar kecantikan ideal pada masa itu. Kalau saat ini ukuran cantik mungkin adalah tubuh langsing dan sintal macam supermodel, bibir seksi ala Angelina Jolie dan Kim Kardashian, atau rambut pirang Jennifer Lawrence. Namun pada era Edwardian, bibir tipis, mata lebar, kulit pucat, dan rambut gelap dianggap lebih menarik. Para wanita pada masa itu juga lebih bangga memiliki tubuh berisi.
Coba simak potret wanita-wanita tercantik dari era Edwardian dan kiprah mereka di tengah era emansipasi yang baru berkembang, dilansir oleh Vintage Everyday.
Evelyn Nesbit (1884-1967)

Florence Evelyn Nesbit atau lebih dikenal dengan nama panggungnya Evelyn Nesbit merupakan ikon budaya populer dari Amerika Serikat pada awal abad 20. Nesbit tak ubahnya Marilyn Monroe dari era Edwardian. Wajahnya terpampang di berbagai majalah, koran, dan poster iklan pada masa itu.
Lily Elsie (1886-1962)

Lily Elsie adalah seorang aktris dan penyanyi yang tersohor pada era ini. Dia termasuk salah satu selebriti yang paling banyak difoto dari era Edwardian. Elsie memulai karir sebagai bintang anak-anak di tahun 1890-an. Namanya bersinar setelah membintangi operet The Merry Widow besutan Franz Lehar.
Gladys Cooper (1888-1971)

Gladys Constance Cooper dianggap sebagai legenda dalam panggung teater Inggris. Karirnya membentang hingga tujuh dekade, hingga dia mendapatkan gelar kehormatan Dame dari kerajaan. Cooper memulai karirnya sebagai bintang remaja dalam drama komedi musikal dan pantomim. Setelah itu dia membintangi sejumlah judul bergengsi Broadway yang mengantarkannya pada nominasi Academy Awards.
Marie Doro (1882-1956)

Marie Doro adalah seorang aktris asal Amerika. Namun namanya terdengar hingga ke Inggris. Doro merupakan salah satu bintang dari era film bisu. Marie Doro terkenal karena peran-perannya sebagai perempuan feminin dan manis. Namun di kehidupan nyata, Doro dikenal karena kecerdasan dan kecakapannya dalam berbicara.
Minnie Brown (1883-?)

Meskipun bukan aktris kulit putih, karir Minnie Brown membentang lebar dari Eropa hingga Timur Jauh. Aktris berdarah Afrika-Amerika ini berbasis di Rusia dan bekerjasama dengan nama-nama besar dari era Edwardian seperti Ollie Burgoyne, Pearl Hobson, dan Georgette Harvey. (mdk/tsr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya