Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pisah ranjang bisa selamatkan pernikahan?

Pisah ranjang bisa selamatkan pernikahan? Ilustrasi pasangan bertengkar. ©2012 Shutterstock/wavebreakmedia

Merdeka.com - Pisah ranjang sering dipandang sebagai awal perceraian oleh sebagian besar masyarakat. Hal ini sering dilakukan sebagai langkah wajib pertama untuk memulai proses perceraian. Namun, ada juga pasangan yang pernah pisah ranjang atau berpisah sementara lantas hubungan mereka kembali membaik bahkan lebih kuat dari sebelumnya.

Perceraian adalah prosedur panjang dengan banyak langkah. Jadi hanya karena Anda tinggal terpisah untuk sementara waktu, itu tidak berarti bahwa pernikahan Anda berakhir. Bahkan, jika Anda memahami pernikahan dengan bijaksana, Anda dapat memperbaiki beberapa masalah pernikahan Anda. Untuk mencegah perceraian saat pisah ranjang, coba tips berikut yang dilansir boldsky (16/4).

Tidak ada komunikasi untuk sementara

Ketika Anda memutuskan untuk berpisah sementara atau pisah ranjang, Anda mungkin akan mengurangi kontak fisik atau menjauh pada pasangan. Lakukan hal ini selama beberapa hari.

Hal tersebut bertujuan untuk mendinginkan emosi antara Anda dan pasangan. Serta memberikan rasa rindu Anda berdua. Ketika Anda terpisah tentu akan merasa kehilangan bukan? Rasa kehilangan ini yang dapat mengembalikan hubungan Anda, bahkan bisa menjadi lebih baik lagi.

Memanfaatkan waktu

Bila Anda sedang pisah ranjang dengan pasangan Anda, jangan menghabiskan waktu merenung. Sebaliknya, cobalah menggunakan waktu tersebut untuk menyembuhkan diri sendiri secara emosional dan mendapatkan beberapa kekuatan mental.

Bentuk komunikasi pertama

Bentuk komunikasi saat pisah ranjang cenderung menggunakan pesan tertulis. Selain artinya lebih dalam, kata-kata tertulis jauh lebih aman untuk menghindari pertengkaran.

Cara memulai pembicaraan

Ketika Anda berkomunikasi dengan pasangan Anda, jangan memulai pembicaraan tentang pisah ranjang di awal. Bertanya tentang hal-hal umum seperti kesehatannya dan bagaimana pekerjaan mereka jauh lebih bauk. Hal tersebut membangun keakraban lagi serta menghilangkan rasa canggung.

To the point

Setelah mengobrol mengenai kabar atau aktivitas pasangan dan suasana sudah mulai mencair, cobalah untuk mengajukan pertanyaan tentang masa depan pernikahan Anda. Jangan malu untuk menunjukkan rasa sayang Anda terlebih dahulu.

Beritahu pasangan Anda bahwa Anda berniat untuk menyelamatkan pernikahan dan Anda bersedia untuk berusaha dalam membangun kembali hubungan Anda. Anda mungkin bisa saja tidak mendapatkan respon positif segera tetapi Anda yakin bahwa Anda telah mengambil langkah yang tepat untuk menghindari perceraian.

Ada banyak cara ke depan untuk menyelamatkan pernikahan Anda. Anda dapat mencoba konseling atau berlibur bersama-sama. Jika Anda pernah mengalami hal tersebut, silahkan berbagi bersama kami.

Baca juga:

Usia bukan halangan untuk menikah

Jejaring sosial bikin rumah tangga berantakan?

6 Cara terbaik untuk menghindari perceraian

Cara melalui perceraian secara damai (mdk/vic)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP