Pernikahan Sederhana Orang Indonesia, dari Mahar Sandal Jepit Sampai Kain Kafan
Merdeka.com - Mahar atau mas kawin menjadi yang paling penting dalam pernikahan. Biasanya mempelai wanita mengajukan syarat mahar pada calon suaminya, seperti uang atau seperangkat alat salat. Besaran mahar yang diberikan juga berbeda-beda.
Tapi di beberapa wilayah, sepasang pengantin memilih mahar yang sederhana. Berikut mahar paling sederhana dalam pernikahan, mulai dari sandal jepit hingga kain kafan:
Mahar Sandal Jepit
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJika mahar diberikan dalam bentuk uang dan seperangkat alat salat, berbeda dengan sepasang pengantin asal Kebumen, Jawa Tengah ini. Pasangan bernama Budi Risdiyanto dan Julia Warasita ini memilih sepasang sandal jepit sebagai mas kawin di pernikahan mereka. Foto mereka lantas diunggah akun Facebook Nabilla Safira Yuriztya.
“Kebumen, Sabtu 29 Desember 2018, Alhamdulillah sah dengan mahar sepasang sandal swallow. Semoga sakinah mawaddah warrohmah, Julia dan Budi,” tulis keterangan pada foto tersebut.
Pada foto yang beredar terlihat kedua mempelai pengantin memegang sebuah pigura kaca berwarna emas berisikan sepasang sandal jepit berwarna kuning. Dalam pigura berlatar hitam itu tertulis pula nama mereka "Budi Julia."
Mahar Sebesar Rp 10 Ribu
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSepasang pengantin asal Ciamis, Jawa Barat, Ahmad Husen dan Eneng Nurjanah, memilih Rp 10.000 sebagai maharnya. Pernikahan mereka juga jauh dari kata mewah dan megah.
"Hanya ingin 1 lembar uang dan angka pertama itu 1. Kenapa? Salah satu alasannya itu adalah "Karena aku ingin menjadi wanita SATU-SATU nya yang mendampingimu dari sekarang hingga Nanti. Ikhlas Ridho alhamdulillah. Minta 1000 di kasih 10.000 Alhamdulillah," ungkap sang mempelai wanita.
Pernikahan Sederhana dengan Mahar Rp 25 Ribu
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTak hanya pasangan asal Ciamis, pasangan pengantin asal Kendari, Sulawesi Selatan memilih Rp25.000 sebagai mahar dan menyelenggarakan pesta pernikahan secara sederhana.
Kisah mereka diceritakan dalam Facebook Hadis Shahih. Ia mengunggah beberapa foto pernikahan sepasangan pengantin ini, seperti mahar dan suasana pernikahan mereka. Tak ada acara musik, tidak ada tenda pernikahan.
Dalam foto tersebut hanya terlihat warga dan mempelai pria yang saling duduk bersila, dan hanya disediakan segelas teh dan makanan.
Mahar Kain Kafan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang mempelai wanita bernama Ariyati di Bekasi, Jawa Barat, meminta pada calon suaminya, Indra untuk memberikan mahar berupa kain kafan. Alasannya, kain kafan yang diberikan suaminya, akan menemaninya di alam kubur.
"Saya minta mahar kain kafan, karena ketika saya mati, saya ingin kain kafan mahar dari suamilah yang akan membungkus dan menemani saya di kubur," kata Ariyati.
Pernikahan mereka yang dilangsungkan pada 3 Maret 2017 ini langsung bikin geger jagat maya. Pasalnya permintaan Ariyati yang justru berbeda dengan mempelai wanita pada umumnya.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya