Merdeka.com tersedia di Google Play



    Pernikahan hantu, tradisi unik perkawinan mayat di China

    Reporter : Kun Sila Ananda | Sabtu, 30 Maret 2013 18:06


    Pernikahan hantu, tradisi unik perkawinan mayat di China
    Ilustrasi konsep pernikahan China. ©Shutterstock.com/discpicture

    Merdeka.com - Bagi kebanyakan pasangan, pernikahan seharusnya bertahan sampai kematian. Namun dalam tradisi pernikahan hantu di China, pernikahan baru dimulai ketika mayat dinikahkan.

    Pernikahan hantu adalah sebuah tradisi lama di China yang dilakukan dengan menikahkan dua mayat yang belum menikah. Hal ini dilakukan agar mayat tersebut tak kesepian di alam baka.

    Masyarakat China percaya bahwa jika seseorang belum menikah hingga mereka meninggal, maka hantu mereka akan kesepian dan mengganggu anggota keluarga. Untuk itu, mereka menikahkan mayatnya agar orang tersebut tak kesepian.

    Meski sebenarnya tradisi menikahkan mayat ini sudah dihapuskan sejak tahun 1949, namun masyarakat di daerah pinggiran masih melakukannya. Bahkan, setelah keadaan ekonomi China membaik belakangan ini, tradisi ini mulai muncul kembali.

    Pernikahan hantu dilakukan seperti layaknya pernikahan pada orang yang masih hidup. Anggota keluarga berkumpul, makan, minum, dan bersenang-senang. Pihak pengantin pria memberikan hadiah pada keluarga pengantin wanita. Yang tak biasa adalah kedua mayat mempelai akan digali kembali untuk dikuburkan bersama. Kemudian mereka disahkan sebagai istri dan suami di liang kubur.

    Keluarga di China biasanya juga menyewa jasa Mak Comblang untuk mencarikan pasangan bagi anggota keluarga mereka yang meninggal. Meski begitu, bisa jadi sangat sulit untuk menemukan mayat yang diinginkan. Hal ini membuat banyak orang mencari mayat di pasar gelap dengan harga hingga USD 4.000 (atau sekitar Rp 39 juta).

    [kun]


    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


    JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita China, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar China.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup





    Komentar Anda


    Smart people share this
    Back to the top

    Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
    Most Viewed Editors' Pick Most Comments

    TRENDING ON MERDEKA.COM

    LATEST UPDATE
  • PDIP pastikan sudah pegang tiga nama cawapres Jokowi
  • Gedung Putih tolak komentari petisi deportasi Bieber
  • Song Seung Hun donasi 100 juta won untuk korban Ferry Korea
  • Puluhan anak buah Haji Lulung 'kepung' markas PPP
  • Dahlan dan Mandiri disarankan caplok bank swasta saja
  • Pengamat: Konsultan PDIP jual capres seperti jual pasta gigi
  • Blusukan Jokowi, ampuhkah untuk senjata pilpres?
  • Ini kata Sidarto soal isu pertemuan Jokowi, Mega & Ical di Bali
  • Amerika tolak pelat nomor kendaraan ateis
  • Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal
  • SHOW MORE