Penulis ini 'ramal' kontroversi Trump lewat novelnya 20 tahun lalu
Merdeka.com - Sejumlah novel dystopia sempat 'memprediksi' masa depan dengan akurat. Antara lain meluasnya penggunaan internet dalam novel Neuromancer karya William Gibson atau fakta tentang dua satelit Mars yang baru terungkap 142 tahun setelah Gulliver's Travel diterbitkan. Octavia Butler rupanya juga melakukan hal serupa. Penulis ini sudah meramalkan kemunculan Donald Trump sebagai calon presiden melalui novelnya.
Butler menciptakan tokoh Andrew Steele Jarret, seorang senator yang tengah berkampanye untuk memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat dalam novel Parable of the Talents. Dilansir The Huffington Post (1/7), novel tersebut berlatar Amerika Serikat pada tahun 2032 dan rilis pada tahun 1998.


Dalam cerita, Jarret digambarkan sebagai sosok politisi yang kerap memilih jalan kekerasan pada era di mana Amerika Serikat diguncang isu isolasi, intoleransi antar umat beragama, dan tekanan politis. Jarret bahkan menggunakan slogan kampanye yang sama dengan Trump, yaitu Make America Great Again.
Novel tersebut ditulis oleh Butler sebagai bentuk kritik sosial. Mungkin Butler sendiri tak menduga kalau tokoh yang dia ciptakan sebagai sebuah sindiran akan muncul di dunia nyata dua dekade kemudian.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya