Penggemar musik Iwan Fals, wajib gabung di komunitas ini
Merdeka.com - Siapa tak kenal Iwan Fals, Penyanyi legendaris yang memulai karirnya sejak era 1970an ini. Memotret kehidupan serta kritik sosial melalui lirik-lirik lagunya. Melalui musik ini, rupanya membuat sosok Iwan Fals begitu akrab di masyarakat sehingga memiliki penggemar di mana-mana.
Adalah Fals Mania Lintas Indonesia atau biasa disingkat Famali menjadi salah satu komunitas penggemar musik Iwan Fals yang bermarkas di Bandung, Komunitas ini berdiri sejak 8 November 2014.
"Awalnya nama komunitasnya Famali Bandung, komunitas ini mewadahi para penggemar musik Iwan Fals di Bandung. Namun ternyata banyak ingin bergabung dari kota kota lain. Akhirnya komunitas ini berubah nama menjadi Famali atau Fals Mania Lintas Indonesia," ujar El Presidente Famali, Muhamad Dede Sodikin, kepada Merdeka.com saat ditemui di sekretariat Famali di kawasan Mohammad Toha, Kota Bandung, Jumat (30/10)
Ada beragam kegiatan yang dilakukan oleh komunitas Famali. Untuk kegiatan kumpul rutin biasanya dilakukan setiap malam minggu di kantor sekretariat Famali. Di sini menjadi ajang silaturahmi antar sesama anggota komunitas Famali.
Komunitas ini memiliki program yang mereka dinamakan 'santun'. Santun merupakan singkatan dari Seni, Akhlak, Niaga, Tolerasi, Udunan, Nikmati kebersamaan.
"Untuk seni kita sering buat acara pentas musik. Grup komunitas silakan tampil untuk membawakan lagu Iwan Fals. Untuk akhlak kita yasinan setiap satu bulan sekali. Untuk niaga, kita juga memproduksi merchandise seperti kaos bergambar Iwan Fals. Jika ada anggota yang sakit kita jenguk itu bagian dari toleransi dan nikmati kebersamaan. Kita biasa bikin acara bersama misalnya camping di Rancaupas atau Pangalengan. Pokoknya gara-gara Iwan Fals kita jadi saudara," kata pria yang akrab disapa Ozon ini.
Kegiatan yang pasti tidak terlewatkan yakni menonton bersama saat sang idola tampil. Tak hanya saat tampil di Bandung, saat tampil di luar Bandung juga mereka sering berangkat bersama untuk menyaksikan penampilan Iwan Fals. Ozon masih ingat terakhir Iwan Fals tampil di Bandung saat acara Festival Film Bandung pada September lalu.
"Kami menggemari sosok Iwan Fals dari lirik-lirik lagunya yang nyata. Beraninya ada, tegasnya ada, nangisnya ada. Kalau penyanyi lain itu liriknya kebanyakan khayalan, tapi Iwan Fals liriknya nyata," kata Ozon yang mengaku mulai menggemari lagu Iwan Fals sejak dirinya menginjak bangku SMP tahun 1984.
Saat ini jumlah anggota Famali ada lebih dari 600 orang. Mereka datang tidak hanya dari Bandung tetapi juga daerah lain di Indonesia seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Hongkong.
Penggemar Iwan Fals juga datang dari beragam kalangan. Mulai dari orang dewasa hingga remaja. "Kalau persentase totalnya 60 persen dewasa, 20 persen anak sekolah, 20 persen perempuan, jadi mereka macam-macam ada yang senang lagunya atau ada yang senang kaosnya," ucap Ozon
Anda tertarik bergabung dengan komunitas ini langsung saja datang di acara kumpul rutin setiap Sabtu malam di kantor sekretariat Jalan Moh. Toha, Gg. Cisereuh 11 RT 11/003 Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Mereka juga sering memposting kegiatan mereka di Facebook. Agar tak ketinggalan info menarik seputar Iwan Fals jangan lupa gabung di grup Facebook mereka--Famali.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya