Mengapa sulit lepas dari utang? Ini jawabannya!
Merdeka.com - Sepintas, kartu kredit memang bisa menjadi solusi praktis ketika Anda butuh membeli sesuatu di saat-saat genting. Namun, jika Anda meneruskan kebiasaan seperti ini, bisa-bisa Anda tidak bisa terlepas dari hutang kartu kredit yang mencekik leher. Berikut adalah beberapa alasan lain mengapa Anda tidak bisa terbebas dari hutang, yang dilansir dari All Women Stalk.
1. Anda tidak punya dana cadangan
Sebaik apapun rencana pemasukan-pengeluaran yang Anda buat di awal bulan, pasti akan ada saja kebutuhan mendadak di tengah bulan. Mungkin mobil Anda tiba-tiba mogok, mesin cuci konslet, ataupun sepatu andalan patah bagian hak-nya. Untuk berjaga-jaga menghadapi hal-hal seperti ini, Anda harus selalu siap sedia dana cadangan agar tidak perlu mengeluarkan kartu kredit.
2. Anda tidak mempertimbangkan bunga kartu kredit
Pada saat apply kartu kredit, harusnya Anda sudah mempertimbangkan besarnya bunga yang harus Anda penuhi tiap bulannya. Jika bunga yang pilih lebih dari 13%, maka bisa dipastikan Anda akan kesulitan untuk melunasinya tiap bulan. Konsultasikan kembali mengenai hal ini dengan penyedia layanan kartu kredit Anda agar tidak terjadi kesulitan lagi di kemudian hari.
3. Anda membayar tagihan kredit secara minimum
Penyedia layanan kartu kredit selalu menawarkan cara pelunasan di awal aplikasi. Jika Anda memilih minimum payment, konsekuensinya Anda akan berhutang lebih lama pada bank tersebut. Sekilas cara ini memang terkesan enteng dan tidak membebani. Namun, dalam jangka waktu panjang Anda akan merasa lelah membayar karena rasanya hutang Anda tidak habis-habis.
4. Anda tidak memiliki seseorang yang bisa suportif
Penting untuk memiliki seseorang yang bisa mencegah Anda ketika keinginan untuk shopping habis-habisan muncul. Anda bisa meminta sahabat yang Anda percaya, suami, atau bahkan kakak/adik Anda untuk jadi pengontrol. Dengan begini, Anda akan lebih bisa merasa enggan untuk berbelanja lebih, karena malas jika harus diomeli oleh mereka.
5. Anda memiliki gaya hidup di atas standar
Jangan pernah mencoba untuk hidup di atas garis standar Anda jika tidak ingin terjebak hutang. Misalkan penghasilan Anda Rp3 juta dalam sebulan, maka sebisa mungkin hindari defisit lebih dari Rp500 ribu di akhir bulan. Kontrol diri Anda sendiri.
6. Anda suka menunda-nunda kewajiban melunasi kartu kredit
Semakin Anda menunda pelunasan kartu kredit, semakin Anda akan terbuai dengan jumlah uang yang Anda pegang sekarang ini. Anda berpikir bahwa bulan depan bisa menunggu, padahal seharusnya Anda segera melunasinya di bulan ini. Jangan biarkan uang menguasai Anda. Uang-lah yang harus Anda kuasai.
Semoga tips-tips di atas bermanfaat untuk Anda. (mdk/mzh)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya