Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mari coba makan ojay, kerupuk lezat dari tanah Parahyangan

Mari coba makan ojay, kerupuk lezat dari tanah Parahyangan kerupuk ojay. ©2015 Merdeka.com/foodtaxi.co.id

Merdeka.com - Anda tahu apa itu kerupuk ojay? Penganan ini terkenal sekali di Tanah Parahyangan. Khususnya mereka yang tinggi di perkampungan.

Kerupuk ojay merupakan penganan asli dari tatar Sunda yang terdiri dari kerupuk kuning berbentuk bulat besar dengan rongga-rongga pada bagian tengahnya.

Camilan yang satu ini biasanya mudah sekali ditemukan pada bulan Ramadan. Kerupuk ojay identik sebagai menu awalan kala buka puasa.

Tahukah Anda kenapa kerupuk ini dinamakan kerupuk ojay? Sebenarnya ojay yang diambil dari bahasa Sunda yakni 'ngojay' berarti berenang.

Kerupuk ini pun kerap disajikan atau disantap secara 'ngojay' bersama bumbunya yakni sambal oncom. Sambal oncom biasanya dihadirkan dengan citarasa pedas meski masih berlevel sedang.

"Kerupuk ini menjadi favorit untuk nyemil kala sore hari atau biasanya memang buat buka puasa. Enak, gurih, pedas, dan bikin ketagihan," ujar pemilik Nanutz Mania Riza Rizki Adhiyaksa, Kamis (5/11).

Bila biasanya kerupuk ojay dijual di pinggir jalan, kini ia mengemasnya secara praktis. Namun, ada yang berbeda dengan kerupuk ojay milik Riza.

"Saya mengkolaborasikannya dengan kerupuk bondon. Jadi biar kerasa ada yang beda gitu makanya saya menyatukan dua jenis kerupuk dengan sambal oncomnya," jelasnya.

Kerupuk ojay sendiri hingga kini masih banyak diproduksi di daerah Cimaung. Di daerah asalnya, kerupuk ini dimasak dengan cara disangrai dengan media pasir dan garam.

Nah, pensaran ingin menyantap Kerupuk Ojay? Coba saja datang ke Bandung. Dijamin Anda akan dibuat ketagihan dan ingin terus menyantapnya.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP