Makan di restoran ini pasti salah pesanan, tapi pelanggannya bejibun
Merdeka.com - Mendapatkan makanan yang tidak sesuai pesanan di restoran atau kedai merupakan hal paling menyebalkan bagi beberapa orang. Tetapi justru inilah yang ditawarkan sebuah restoran di Jepang.
Jika berkunjung ke The Restaurant of Order Mistakes, pastikan untuk tidak mengharapkan pesanan diantar dengan benar. Pasalnya, para pelayan di sini adalah lansia dengan demensia (pikun) yang cukup akut. Bukan tidak mungkin makanan yang dipesan keliru atau malah tak diantar sama sekali.



Restoran pop-up ini berada di distrik Toyosu, Tokyo. Namanya merupakan plesetan dari judul buku The Restaurant of Many Orders.



Tujuan utama dari restoran ini memang untuk mengubah persepsi masyarakat tentang demensia. Para pengelola restoran ingin kita memahami bahwa dengan sedikit pengertian, para penderita demensia masih bisa berperan di masyarakat. Tidak harus dikurung di dalam rumah seperti pesakitan. Yang dibutuhkan di sini hanya dukungan dari orang-orang di sekitar.
Restoran ini sebenarnya masih dalam tahap uji coba. Jadi hanya beroperasi selama 3 hari, mulai tanggal 2 Juni sampai 4 juni 2017. Rupanya kehadiran The Restaurant of Order Mistakes disambut cukup baik oleh masyarakat. Mereka menganggapnya sebagai pengalaman bersantap yang menarik. September nanti, rencananya Maggie's Tokyo berencana membuat restoran serupa untuk memperingati Hari Alzheimer Internasional.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya