Lindungi diri dengan cincin kawin palsu saat bepergian
Merdeka.com - Sebuah buku tentang travel terbitan Kanada menyarankan agar wanita memakai cincin kawin palsu ketika mereka bepergian. Di dalam buku edisi ketiga tersebut menyebutkan bahwa cincin kawin palsu mampu mencegah para wanita yang berlibur sendirian dari gangguan para penduduk lokal yang mencoba mengganggunya.
Saran untuk menggunakan cincin kawin palsu itu ternyata tidak disetujui sepenuhnya oleh penduduk Kanada. Salah seorang profesor dari Mount Royal University menyatakan keberatannya mengenai saran yang diberikan oleh buku terbitan pemerintah Kanada tersebut.
"Coba pikirkan dampak negatifnya. Anda harus selalu berbohong. Bukan hanya sekali. Anda membangun kebohongan demi kebohongan lainnya," kata profesor Sinc MacRae, seperti yang dikutip dari Daily Mail (05/03).
Juru bicara bagian Luar Negeri Kanada, Jean-Bruno Villeneuve, kemudian menyampaikan pendapatnya atas kritikan yang diberikan untuk pemerintah Kanada kepada Huffington Post Canada bahwa isi dari buku tersebut telah dikonsultasikan dengan para wisatawan wanita yang sudah sering bepergian sendirian.
Apakah Anda (khususnya para wanita) berniat untuk berbohong dan memakai cincin kawin palsu ketika bepergian sendirian? (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya