Lima tahun lagi, obat alergi pada kucing akan tersedia
Merdeka.com - Bagi Anda yang suka bersin, batuk, dan gatal di hidung ketika berdekatan dengan kucing, ada kabar baik bagi Anda. Pasalnya peneliti mengklaim bahwa mereka akhirnya berhasil mengembangkan obat alergi pada kucing.
Peneliti selama ini sudah menyelidiki kenapa kucing bisa membuat satu dari sepuluh orang mengalami alergi, mulai dari batuk biasa sampai dengan serangan asma.
Namun sampai sekarang, cara yang digunakan untuk meredakan alergi tersebut hanya melalui konsumsi obat penenang. Padahal cara tersebut tidak membuat alergi benar-benar hilang dan penderita kebal terhadap kucing.
Kabar baiknya, tim peneliti dari Cambridge University akhirnya menemukan sebuah protein pada ketombe kucing yang bernama dander. Dander tersebut memang bersifat memicu alergi jika bertemu dengan senyawa tertentu pada tubuh manusia.
Dengan menggunakan pil yang kini tengah dikembangkan, peneliti berharap obat alergi terhadap kucing bisa segera hadir paling cepat lima tahun dari sekarang.
"Saat kucing menjilat tubuhnya, mereka menyebarkan air liur, hormon, dan sel kulit. Kemudian ketika rambut kucing rontok, protein di ketombe menyebar ke seluruh tubuh kucing dan akhirnya menimbulkan reaksi alergi. Inilah misteri di balik alergi terhadap kucing," terang kepala peneliti Dr Clare Bryant, seperti yang dikutip dari Daily Mail.
Obat pun dijanjikan akan tersedia dalam bentuk inhaler sehingga membuat seseorang tidak akan menderita alergi lagi ketika berdekatan dengan kucing.
Selain obat alergi pada kucing, peneliti juga berharap untuk segera mengembangkan obat alergi terhadap anjing.
Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam Journal of Immunology.
Baca juga:Ups, 94 persen wanita Jepang malu pakai bikini!Perjuangkan nasib hewan telantar, pria ini rela tidur di kandangHebat, pria ini ledakkan botol karet dengan hidungnya!Yang menggemaskan di car free dayBermain ayunan di tepi jurang, berani coba? (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya