Latte Stones, pilar-pilar batu unik tinggalan Bangsa Chamorro
Merdeka.com - Hampir di seluruh bagian Kepulauan Mariana, kepulauan yang berjejer membentuk bulan sabit di bagian barat Samudera Pasifik Utara terdapat batu-batu unik menyerupai gelas anggur berdiri kokoh di tebing. Inilah Latte Stones yang menjadi salah satu ciri khas Kepulauan Mariana.Dilansir Amusing Planet, Latte Stones adalah struktur megalitik yang dibangun oleh bangsa Chamorro antara tahun 800-1700.Latte Stones rata-rata memilki tinggi 1 sampai 2 meter, terdiri dari kolom penyangga yang disebut halagi dan batu mirip mangkuk yang disebut tasa.

Batu-batu ini digunakan orang Chamorro kuno untuk menyangga rumah. Mereka membangun rumah seperti panggung untuk melindungi diri dari banjir. Sementara tasa yang berbentuk seperti setengah lingkaran dimaksudkan untuk mencegah binatang-binatang laut seperti kepiting yang hendak masuk ke dalam rumah.

Selain itu, para ahli arkeologi berpendapat kalau Latte Stones juga berfungsi sebagai pilar penyerap getaran yang menjaga agar rumah-rumah tetap berdiri saat gempa melanda.

Dahulu, Latte Stones bisa dijumpai di mana-mana. Namun sejak penjajah Spanyol menguasai Kepulauan Mariana, mereka menghancurkan rumah-rumah tradisional warga dan lambat laun mengajarkan gaya hidup barat. Sekarang Latte Stones hanya menjadi tonggak-tonggak batu terbengkalai di sekeliling pulau.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya