Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Latte Stones, pilar-pilar batu unik tinggalan Bangsa Chamorro

Latte Stones, pilar-pilar batu unik tinggalan Bangsa Chamorro Latte Stones di Kepulauan Mariana. © Michael Lusk/Flickr

Merdeka.com - Hampir di seluruh bagian Kepulauan Mariana, kepulauan yang berjejer membentuk bulan sabit di bagian barat Samudera Pasifik Utara terdapat batu-batu unik menyerupai gelas anggur berdiri kokoh di tebing. Inilah Latte Stones yang menjadi salah satu ciri khas Kepulauan Mariana.Dilansir Amusing Planet, Latte Stones adalah struktur megalitik yang dibangun oleh bangsa Chamorro antara tahun 800-1700.Latte Stones rata-rata memilki tinggi 1 sampai 2 meter, terdiri dari kolom penyangga yang disebut halagi dan batu mirip mangkuk yang disebut tasa.

latte stones di kepulauan mariana

Latte Stones di Kepulauan Mariana © Sandwich/Flickr

Batu-batu ini digunakan orang Chamorro kuno untuk menyangga rumah. Mereka membangun rumah seperti panggung untuk melindungi diri dari banjir. Sementara tasa yang berbentuk seperti setengah lingkaran dimaksudkan untuk mencegah binatang-binatang laut seperti kepiting yang hendak masuk ke dalam rumah.

latte stones di kepulauan mariana

Latte Stones di Kepulauan Mariana © Michael Lusk/Flickr

Selain itu, para ahli arkeologi berpendapat kalau Latte Stones juga berfungsi sebagai pilar penyerap getaran yang menjaga agar rumah-rumah tetap berdiri saat gempa melanda.

latte stones di kepulauan mariana

Latte Stones di Kepulauan Mariana © R Mendez/Flickr

Dahulu, Latte Stones bisa dijumpai di mana-mana. Namun sejak penjajah Spanyol menguasai Kepulauan Mariana, mereka menghancurkan rumah-rumah tradisional warga dan lambat laun mengajarkan gaya hidup barat. Sekarang Latte Stones hanya menjadi tonggak-tonggak batu terbengkalai di sekeliling pulau.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP