Lakukan 3 cara ini untuk hindari tipuan pelanggan
Merdeka.com - Meski sangat menjanjikan, bisnis online shop memang sangat berisiko. Bisnis yang hanya mengandalkan rasa saling percaya antara pelanggan dan pembeli ini sangat rentan terhadap kasus penipuan.
Untuk menghindarinya, seorang wirausahawan Hendy Suprapto yang telah berkecimpung dalam dunia online shop selama lima tahun dan memiliki afiliasi lima online shop Ayobelanjabaju.com berbagi tips untuk menghindari penipuan yang dilakukan oleh calon pelanggan atau pun pelanggan.
Jangan terlalu mudah percaya
Biarpun seseorang kelihatannya baik, atau berpenampilan baik, jangan terlalu mudah memercayainya. Kadang justru kita perlu waspada pada orang yang berpenampilan terlalu baik. Dalam kasus online shop, Anda akan bertransaksi dengan pelanggan yang kebanyakan tidak bisa Anda lihat penampilannya. Maka dari itu, Anda harus ekstra hari-hati.
Jangan tergiur untung besar
Banyak pengusaha yang tertipu karena pelanggan berjanji akan membeli banyak namun meminta barang dikirim sebelum pembayaran lunas. Jika ada pelanggan yang menjanjikan hal ini, jangan kirimkan barang apa pun sebelum si pelanggan benar-benar melakukan ucapannya.
Jangan memberikan 'perlakuan khusus' pada pelanggan
Perlakuan khusus biasanya diberikan pembeli karena sudah merasa sangat dekat degan pelanggannya. Namun sejatinya, hal ini sangat berbahaya. Kadang ada pelanggan yang membayar pada kali pertama, kedua, dan ketiga. Namun karena Anda sudah memberikan kepercayaan, si pelanggan bisa saja tidak membayar. Maka, jangan pernah lepaskan barang Anda sebelum Anda yakin si pelanggan sudah membayar, seberapa dekat dan seberapa seringnya dia pernah melakukan pembelian di toko Anda.
(mdk/kad)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya