Kuota Pendakian Gunung Semeru Segera Dibuka Lagi, Ini Syarat-Syaratnya
Merdeka.com - Salah satu objek wisata populer bagi para hiker, Gunung Semeru masih menutup jalur pendakian hingga Minggu, 23 Mei 2021. Namun, kuota pendakian bakal ditambah dan dibuka lagi sejak Senin, 24 Mei 2021.
Melalui akun media sosialnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjelaskan bahwa kuota pendakian Gunung Semeru yang tersedia adalah 50 persen, yaitu 300 orang per hari.
Dari situ, pihaknya masih membagi lagi kategori kuota pendakian. Sebanyak 150 orang per hari untuk pendakian reguler dan kuota pendakian reschedule mencapai 170 orang setiap hari.
"Pembukaan kuota harian dilakukan secara berkala setiap satu bulan sekali, selambat-lambatnya satu minggu sebelum pergantian bulan," tulisnya.
Kebijakan Terkait Reschedule Pendakian
Soal pendakian reschedule, pendaki boleh melakukannya jika gagal mendaki pada 2019 karena kebijakan penutupan akibat kebakaran hutan, kebijakan penutupan pandemi dan erupsi tahun 2020, dan kebijakan penutupan Lebaran 2021.
Pada ketentuan ini, pendaki dapat mengganti ketua dan sejumlah anggota, kecuali satu orang (orang tersebut bisa ketua maupun anggota). Sebagai catatan, reschedule hanya dapat dilakukan satu kali saja.
Menyesuaikan protokol kesehatan, pendakian dilaksanakan dalam kelompok 4--7 orang. Kurang dari jumlah itu, pendaki akan diminta reschedule atau bergabung dengan kelompok lain.
Batas lama pendakian Gunung Semeru, yaitu tiga hari dua malam. Batas akhir penjadwalan ulang sampai 31 Desember 2021, dan permintaan ini dapat diakses melalui tautan reschedule.bromotenggersemeru.org.
Alur Rechedule Online

©Creative Commons/Eko Raharjo
Buat penjadwalan ulang, pendaki bisa mengakses situs resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Berikut ini langkah-langkahnya.
Demikian informasi-informasi yang perlu Anda ketahui tentang pendakian di Gunung Semeru sesudah libur Lebaran 2021.
Reporter: Asnida RianiSumber: Liputan6.com
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya