Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kini kecantikan Monalisa bisa dinikmati oleh kaum tuna netra

Kini kecantikan Monalisa bisa dinikmati oleh kaum tuna netra Lukisan 3D kreasi The Unseen Art Project. ©2015 The Unseen Art Project

Merdeka.com - Kini keindahan lukisan karya maestro dunia seperti Leonardo DaVinci dan Vincent Van Gogh bisa 'dilihat' oleh para penyandang tuna netra. Semua itu berkat The Unseen Art Project.Dilansir Bored Panda (26/11), proyek ini dirintis oleh desainer asal Helsinki, Finlandia, Marc Dillon. Dillon berpendapat kalau kaum netra pun harus diberi kesempatan untuk menikmati karya yang selama ini dielu-elukan para penikmat seni."Bayangkan (Anda) tidak tahu seperti apa senyum Mona Lisa atau bunga matahari Van Gogh. Bayangkan Anda mendengar orang berbicara tentang lukisan-lukisan itu dan tahu mereka ada, tapi tidak pernah bisa melihatnya sendiri. Bagi jutaan penyandang tuna netra, itu adalah realitas." Karena itulah Dillon mencoba mengubah lukisan-lukisan terkenal menjadi karya seni tiga dimensi. Dia menggunakan teknologi 3D imaging and printing berbasis pasir untuk mereka ulang karya-karya seni pada skala dan kualitas yang sama dengan aslinya.

lukisan 3d kreasi the unseen art project

Lukisan 3D kreasi The Unseen Art Project ©2015 The Unseen Art Project

Dengan cara tersebut, orang-orang yang tidak mampu melihat berkesempatan untuk mengapresiasi seni klasik layaknya orang dengan panca indera lengkap.

lukisan 3d kreasi the unseen art project

Lukisan 3D kreasi The Unseen Art Project ©2015 The Unseen Art Project

lukisan 3d kreasi the unseen art project

Lukisan 3D kreasi The Unseen Art Project ©2015 The Unseen Art Project

Saat ini The Unseen Project tengah mencari penyandang dana untuk proses produksi lewat IndieGoGo.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP