Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketidaksetiaan ternyata dapat diturunkan dari orang tua

Ketidaksetiaan ternyata dapat diturunkan dari orang tua Ilustrasi Selingkuh. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam sebuah hubungan asmara yang awet, kesetiaan adalah hal yang harus dijunjung tinggi oleh pasangan. Tetapi kadang muncul hal-hal yang dapat membuat seseorang menjadi tidak setia terhadap pasangannya, seperti adanya pihak ketiga ataupun gen ketidaksetiaan yang dimiliki. Tetapi ternyata terdapat satu hal lagi yang dapat menyebabkan ketidaksetiaan ini, yaitu lingkungan keluarga.

Dilansir dari Men's Health, sebuah penelitian dari Texas Tech University menemukan bahwa seseorang yang berasal dari orang tua yang tidak setia memiliki risiko sebesar dua kali lipat untuk berbuat hal yang sama. Menurut Dana Weiser, Ph.D, selaku peneliti masalah ini menurun secara genetik dan juga dipelajari secara sosial oleh seseorang.

Pada seseorang, hal-hal biologis seperti reseptor dopamin yang menimbulkan ketidaksetiaan ini dapat diturunkan kepada keturunan mereka. Tetapi sebagian masalah ini juga timbul dari pengalaman seseorang terhadap hubungan orang tua mereka. Ketidaksetiaan atau perselingkuhan yang dilakukan oleh orang tua dapat membuat seorang anak meniru perbuatan serupa ketika dewasa.

Tetapi jangan cemas, semua hal tersebut dapat diatasi selama Anda memiliki keterbukaan tentang masalah tersebut dan berkomitmen dengan pasangan untuk menjaga hubungan yang dimiliki.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP