Kecanduan game, pemuda ini hidup 6 tahun di warnet

    Reporter : Rizqi Adnamazida | Sabtu, 30 Maret 2013 14:07




    Kecanduan game, pemuda ini hidup 6 tahun di warnet
    Li Meng. ©eChinaCities

    Merdeka.com - Seorang pemuda asal China bernama Li Meng, telah hidup di warnet selama enam tahun. Kecanduan game membuatnya hanya keluar dari 'sarang' saat membeli makan dan mandi sesekali.

    Sebagaimana dilansir dari Odditycentral, Li Meng lulus dari sebuah universitas sejak enam tahun silam. Namun tidak seperti kebanyakan rekannya yang mencari pekerjaan atau membangun rumah tangga, ia malah memilih hidup dalam dunia fantasi game online.

    Setelah menyelesaikan sekolahnya, Li telah menghabiskan sebagian besar waktunya di warnet kota Changchun, China bagian Timur Laut.

    Pemilik warnet menuturkan Li sudah lama sekali berada di tempatnya. Ia bahkan sudah menganggap Li sebagai salah satu perlengkapan di warnet dan tidak menyadari kehadirannya lagi.

    Kecanduan game yang dialami Li menarik perhatian salah seorang profesor psikologi dari Jilin University. Sayangnya ketika diajak bicara, Li sama sekali tidak menanggapi profesor tersebut. Matanya terus menatap layar kaca dan menganggap tidak ada seorang pun yang mengajaknya bicara.

    Namun wartawan lebih beruntung. Beberapa kata sempat keluar dari mulut Li meskipun ia tetap asyik main game.

    Ketika ditanya dari mana Li mendapatkan uang untuk membayar biaya di warnet, ia menuturkan kalau penjualan item dan emas virtual adalah penghasilan utamanya. Dari situ, sekitar satu sampai tiga juta rupiah ia bayarkan untuk warnet. Meskipun pemilik warnet yakin kalau Li sebenarnya punya uang lebih banyak dari itu.

    Beberapa gamer lain di warnet mengaku kasihan pada Li. Sebab pemuda tersebut selalu di sana sepanjang waktu, entah itu sedang ada perayaan tertentu hingga malam tahun baru.

    "Li main game di malam hari. Siang hari mengantuk dan tidur di sini. Ia hanya keluar untuk mandi," cerita salah satu gamer.

    Karena hampir tak pernah bicara, tidak ada yang tahu Li sebenarnya memiliki keluarga atau tidak.

    Kecanduan internet dan game menjadi salah satu masalah besar di China selama beberapa waktu. Bahkan banyak orang tua yang berusaha menyembuhkan anaknya.

    [riz]
    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman



    KUMPULAN BERITA
    # Game

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Avanza seruduk tiang lampu di bundaran HI akibat sopir ngantuk
  • Seruduk tiang lampu jalan di bundaran HI, Avanza rusak parah
  • Politikus PKS Muzzammil Yusuf banting setir nyalon Bupati Lampung
  • 10 Posisi seks terbaik yang bikin wanita menguasai ranjang [Part 1]
  • Peserta naik 50%, XXI Short Film Festival 2015 lebih meriah
  • Ini identitas 16 WNI hilang di Turki diduga gabung ISIS
  • 7 Perempuan tangguh yang sabet Hadiah Nobel Perdamaian
  • 6 Peperangan selebriti di media sosial yang bikin gemas
  • Pemkot Tangerang pasang lampu penerangan di 3000 lokasi rawan begal
  • 16 WNI hilang di Turki diduga kasus penyelundupan manusia
  • SHOW MORE