Kandungan tembaga dalam air bikin rambut kering
Merdeka.com - Sering mengalami masalah saat merawat rambut Anda? Bisa jadi penyebabnya bukan pada produk atau cara perawatan rambut Anda, melainkan pada air yang Anda gunakan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan tembaga dalam air bisa menyebabkan rambut rusak dan susah diatur, tak peduli berapa banyak kondisioner atau sampo yang Anda gunakan.
Air biasanya memang mengandung tembaga dalam jumlah yang sedikit. Namun tanpa disadari, jumlah ini bisa bertambah pada air yang digunakan untuk mandi. Hal ini disebabkan oleh tembaga yang terkumpul dari pipa, tangki air, serta keran yang ada di rumah.
Semakin banyak tembaga yang terkandung dalam air, maka semakin besar pula kemungkinannya untuk merusak rambut Anda. Menurut penelitian ini, kandungan tembaga pada air bisa menyebabkan rambut bercabang dan akan semakin parah pada rambut yang diwarnai.
"Tembaga yang berasal dari air keran bertindak seperti spons yang menyerap nutrisi dari rambut. Pada rambut yang diwarnai, efeknya akan semakin besar karena mewarnai rambut bisa menyebabkan radikal bebas yang merusak protein pada rambut. Sementara itu tembaga memperbesar reaksi tersebut," ungkap ketua peneliti Dr Jennifer Marsh, seperti dilansir oleh Daily Mail (16/06).
Hasil ini ditemukan oleh Marsh dan koleganya setelah menganalisis 450 rambut wanita dari seluruh belahan dunia dan membandingkannya dengan kadar tembaga dalam air yang mereka gunakan. Peneliti juga melihat jumlah tembaga yang terkandung pada rambut.
Kebanyakan memiliki kandungan tembaga 20 sampai 200 atom, sementara beberapa memiliki lebih dari 500 bagian per jutaan molekul. Tembaga diketahui bisa merusak kutikula dan membuat rambut kering serta rentan rusak. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya