Ini beda antara kopi robusta dan arabika
Merdeka.com - Setiap membeli kopi dalam bentuk kemasan selalu ada salah satu istilah yang digunakan yaitu arabika atau robusta. Dua istilah tersebut merupakan sebutan untuk dua biji kopi yang biasanya digunakan pada minuman-minuman olahannya. Walaupun biasanya peminum kopi awam tidak terlalu memperhatikan, tetapi ada hal-hal yang membedakan antara dua jenis kopi ini.
Robusta adalah biji kopi yang banyak ditanam dan sangat mudah dijumpai di Indonesia. Tetapi ternyata walaupun kondisinya seperti itu, biji arabika ternyata juga tidak kalah pamor dan merupakan jenis kopi yang juga sangat digemari di sini. Lalu apa beda dari dua biji kopi tersebut? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut empat perbedaan yang terdapat antara kopi robusta dan arabika.
1. Tingkat kafein
Biji robusta mengandung kafein yang lebih tinggi dibanding arabika. Tingkat kafein yang terkandung dalam biji arabika adalah 1,5 persen, sedangkan pada biji robusta, tingkat kafein yang terkandung di dalamnya sekitar 2,7 persen. Tingginya tingkat kafein pada robusta ini menyebabkan rasa yang lebih pahit namun membuat efek kafein lebih terasa pada tubuh.
2. Perbedaan rasa
Arabika memiliki rasa dan aroma kopi yang lebih lembut dibanding robusta. Sedangkan rasa yang dikandung oleh robusta cenderung lebih kuat dan pahit. Beberapa orang mendeskripsikan bahwa rasa robusta lebih pahit dan menempel di lidah. Perbedaan rasa ini ditentukan oleh tingkat kafein dan kandungan gula yang terdapat pada kedua jenis kopi tersebut. Robusta memiliki tingkat kafein yang tinggi namun kandungan gulanya sangat rendah dibanding dengan arabika. Hal ini lah yang menyebabkan rasa robusta menjadi kuat sedangkan arabika lebih lembut. (mdk/RWP)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya