Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ibu ini buat boneka loreng untuk keluarga prajurit yang gugur

Ibu ini buat boneka loreng untuk keluarga prajurit yang gugur Matthew Teddy Bear buatan Lisa Freeman. ©2014 Merdeka.com/Huffington Post

Merdeka.com - Kehilangan seseorang yang dicintai merupakan hal yang sangat berat untuk dilalui oleh siapapun. Terlebih jika orang yang dicintai tersebut adalah anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Peristiwa seperti itu biasanya menyisakan kesedihan yang mendalam di hati orang-orang yang ditinggalkan.

Kesedihan yang sama juga dialami oleh Lisa Freeman. Perempuan asal Georgia itu kehilangan anak lelakinya, Matthew Freeman yang gugur saat bertugas di Afghanistan pada tahun 2009 lalu. Tetapi alih-alih menenggelamkan diri dalam duka, wanita itu justru membuat sebuah proyek kemanusiaan yang dia sebut 'Matthew Bear Project'. Ibu 61 tahun yang masih tampak awet muda ini mengumpulkan seragam dari prajurit-prajurit yang gugur di medan perang seperti puteranya dan mengubahnya menjadi boneka beruang. Boneka-boneka beruang tersebut kemudian dipersembahkan untuk keluarga para prajurit yang gugur.

Menurut Lisa seperti dikutip Daily Mail UK, hal ini dia lakukan untuk menghibur anak-anak yang keluarga dan kerabatnya gugur dalam tugas sekaligus untuk mengenang puteranya, Matthew. Matthew gugur hanya dalam sembilan hari begitu dia dikirim ke daerah konflik di Afghanistan.

bear buatan lisa freeman

bear buatan lisa freeman

bear buatan lisa freeman

Photo by Mag For Women

Perempuan yang berdomisili di Richmond Hills ini pun segera menjalankan proyeknya begitu ia berhasil bangkit dari kesedihan. Ia membuat banyak sekali boneka dengan kain motif loreng khas militer Amerika Serikat. Kepada CNN Lisa menyampaikan doanya untuk para prajurit pria dan wanita yang telah gugur itu. Sebab itulah dia membuat boneka-boneka beruangnya memiliki wajah tersenyum.

bear buatan lisa freeman

Photo by Mag For Women

Lisa juga menggalang dana untuk beasiswa bagi keluarga para korban. Menurutnya ia terinspirasi oleh percakapan terakhirnya dengan sang putera, Matthew di telepon. Saat itu Matthew berkata kalau anak-anak di Afghanistan sangat ingin bersekolah. Mereka menginginkan pensil dan pena, lebih daripada makanan dan air bersih. Selanjutnya Matthew meminta tolong kepada ibunya untuk mengumpulkan dana yang nantinya akan dia gunakan untuk memenuhi keinginan anak-anak itu. Tetapi dua hari kemudian Matthew justru gugur, meninggalkan dua saudara perempuan, orang tua, dan seorang istri yang dipacarinya sejak SMA.

bear buatan lisa freeman

bear buatan lisa freeman

Photo by Huffington Post

Lisa mengkampanyekan proyek kemanusiaan itu melalui Facebook. Idenya itu ternyata mendapat tanggapan positif. Sekarang halaman Facebook untuk Matthew Freeman Project sudah mendapatkan 3.000 fans. Lisa bersedia membuatkan boneka beruang dengan motif loreng itu untuk siapa pun. Jika ada yang memesan, Lisa akan meminta si pemesan untuk mengirimkan sebuah baju seragam dari prajurit yang gugur beserta nama anak-anak dalam keluarga dan hubungan yang dimiliki dengan almarhum kepadanya. Selanjutnya Lisa akan mengubah kain-kain seragam itu menjadi boneka beruang lucu bergaya militer. Tentu saja tanpa biaya sepeser pun.

bear buatan lisa freeman

Photo by Huffington Post

Lisa yakin kalau almarhum puteranya akan menyukai apa yang ia lakukan ini. "Dia menyukai ide bahwa ada hikmah dan kebaikan yang muncul dalam setiap cobaan," tutupnya.

(mdk/tsr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP