Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hubungan dengan mertua tak harmonis? Simak beberapa saran ini

Hubungan dengan mertua tak harmonis? Simak beberapa saran ini Ilustrasi menantu dan mertua. © MBC VOD

Merdeka.com - Tak sedikit calon pengantin yang memiliki hubungan buruk dengan calon mertua. Berbagai kegiatan persiapan pesta pernikahan terkadang membuat salah satu mempelai dan calon mertua sering bersitegang. Entah itu karena perbedaan selera saat memilih gaun pengantin, menentukan tema dekorasi pernikahan, atau masalah sepele lainnya. Kamu juga mengalaminya?

Padahal sebentar lagi kamu dan camer bakal jadi satu keluarga. Daripada terus-terusan tak akur dengan calon mertua, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Pandang sebagai sosok penting yang sudah melahirkan pasangan

Ingat hal paling mendasar ini ketika kamu merasa sebal kepada calon mertua. Percayalah bahwa tanpanya, calon pendamping hidup kamu tak akan ada di dunia. Hargailah dia seperti halnya kamu ingin dihargai oleh anak dan menantumu kelak.

Cobalah berbaik sangka

Menjalankan nasihat yang satu ini memang cukup sulit. Tetapi usahakan untuk selalu berbaik sangka kepada mertua. Mulai saat ini kamu akan sering menghabiskan waktu bersamanya.

Dari mulai acara keluarga, hari-hari besar keagamaan, hingga hal-hal penting di keluarga. Jadi mulailah untuk menjaga sikap.

Tempatkan diri pada posisinya

Ketika calon mertua sudah terlalu ikut campur dalam urusanmu dan pasangan, jangan langsung mengikuti emosi. Cobalah untuk menempatkan dirimu pada posisinya. Coba mengerti bahwa beliau melakukan hal tersebut untuk kebaikanmu dan pasangan.

Pada akhirnya memang kamu dan pasangan yang berhak menentukan keputusan terakhir, tetapi utarakan pendapat kamu dengan sopan. Jangan sampai menyinggung perasaannya.

Buka jalur komunikasi

Tidak perlu memendam kekesalan di dalam hati, apalagi sampai berlarut-larut. Cobalah berkomunikasi dengan camer.

Komunikasi yang lancar itu kunci hubungan yang sehat, entah itu dengan pasangan, kolega, sahabat, atau calon mertua. Calon mertua pun akan menghargai usaha kamu untuk bersikap terbuka dan mencoba melakukan hal yang sama.

Toleransi

Ingatlah bahwa perbedaan adalah hal yang sangat wajar. Apalagi calon mertua hidup di generasi yang berbeda dengan kita. Sesekali cobalah untuk bertoleransi terhadap sikap mertua.

Itulah beberapa saran yang bisa kamu pertimbangkan untuk memperbaiki hubungan yang kurang harmonis dengan mertua. Semoga bermanfaat.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP