Hmwe Paya, pagoda yang dihuni ular-ular suci di Myanmar
Merdeka.com - Di Paleik, Mandalay, Myanmar ada sebuah pagoda unik yang diberi nama Yadana Labamuni Hsu-taungpye Paya. Pagoda itu memiliki bangunan yang indah, terletak di daerah perbukitan.
Tetapi pagoda yang satu ini lebih dikenal dengan nama Hmwe Paya atau Pagoda Ular. Dilaporkan situs Atlas Obscura, pagoda itu dihuni oleh tiga ekor ular piton yang jinak. Ular-ular itu suka bergelantungan di sekitar patung Buddha yang diletakkan di altar.Kedatangan ular-ular tersebut bermula di tahun 1974. Ketika beberapa biksu hendak membersihkan altar, mereka menemukan dua ular piton besar melingkar di patung Buddha.


Photo by Travelpod.comPara biksu lantas mengembalikan ular-ular itu ke hutan. Namun dalam beberapa hari ular-ular tersebut sudah berkeliaran di sekitar altar kembali. Setiap kali dibuang, ular-ular itu selalu kembali. Bahkan ada satu ular lagi yang ikut menghuni ular tersebut.


Photo by Travelpod.comPara biksu berpikir kalau ular-ular ini mungkin reinkarnasi para biksu yang dulunya rajin menyambangi pagoda. Sejak itu mereka merawat ular-ular tersebut. Setiap hari ular-ular tersebut diberi makan telur dan daging kambing setiap beberapa hari sekali. Para biksu juga rajin memandikan mereka dengan air bunga.


Photo by Traveladventures.orgPeziarah pun banyak yang berdatangan untuk melihat mereka. Ular-ular ini sanat jinak kepada manusia. Anak-anak pun senang berfoto dengan mereka.Ketiga ular piton yang pertama kali ditemukan para biksu telah mati. Jasad mereka diawetkan dan dipajang di altar.

Photo by www.flickr.com
Sementara ular-ular yang sekarang berkeliaran di pagoda adalah sumbangan beberapa peziarah. Tetapi ular-ular tersebut juga sama jinaknya dengan para pendahulunya.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya