Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gang sempit ini menyimpan kisah tragis bak Romeo - Juliet

Gang sempit ini menyimpan kisah tragis bak Romeo - Juliet Callejon del Beso. ©unionguanajuato.mx

Merdeka.com - Kota Guanajuato merupakan sebuah kota biasa di negara Meksiko dengan berbagai gang sempit dan rumah-rumah yang berhimpit di wilayah kotanya. Namun di antara semua gang sempit yang ada di kota tersebut, terdapat sebuah yang menyimpan cerita tragis dan banyak dikunjungi oleh wisatawan karena sebuah kisah cinta tragis yang pernah terjadi di sana.

Dilansir dari Atlas Obscura, kisah yang menjadi latar belakang dari gang ini ternyata sangat terkenal sehingga membuat tempat ini diberi nama sebagai El Callejon del Beso atau Gang tempat mencium. Secara penampilan, gang ini tidak berbeda jauh dengan gang-gang serupa yang terdapat di kota Guanajuato, hanya saya sejarah memilukan yang dimiliki tempat ini menjadikannya sangat populer.

Saking sempitnya, pada beberapa bagian bahkan gang ini tidak cukup untuk dilewati oleh dua orang yang berjalan bersama. Di sebelah kiri dan kanan gang adalah pemukiman warga dengan bangunan yang cukup tinggi dan jalan yang sedikit menurun.

callejon del beso

Callejon del Beso ©Amusingplanet.com

Alasan dari popularitas gang ini berasal dari sebuah legenda setempat yang diceritakan oleh warga. Gang itu pada masa lalu dibangun oleh sebuah keluarga kaya yang tinggal di sisi jalan tersebut. Salah satu anak perempuan mereka yang menempati kamar menghadap ke arah gang ternyata jatuh cinta terhadap seorang pria muda yang menyewa kamar di seberangnya. Kamar mereka berdua saling berhadapan, namun untuk bertemu mereka harus turun dan sembunyi-sembunyi melakukannya di gang sempit depan kamar mereka.

Nama El Callejon del Beso lahir karena kebiasaan mereka untuk berciuman ketika saling bertemu di gang tersebut. Namun sayang kebahagiaan yang mereka miliki itu tidak bertahan lama karena ketahuan oleh ayah sang gadis. Sang ayah sangat marah melihat kejadian tersebut dan kemudian menusuk anak gadisnya hingga mati. Menurut legenda karena putus asa, sang pria pun akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari kamarnya ke gang di bawanya.

Saat ini kamar tempat gadis tersebut sudah berubah menjadi toko cinderamata dan orang-orang bebas masuk untuk memasang gembok cinta. Namun banyak juga pasangan yang datang untuk berciuman seperti yang dilakukan oleh pasangan tersebut pada masa lalu.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP