Diputus pacar, remaja Inggris pilih bakar diri
Merdeka.com - Rebecca Berry, remaja 15 tahun asal Wimborne, Dorset, Inggris mengatakan kalau hidupnya tidak lagi berharga setelah sang kekasih meninggalkannya. Jadi dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Dilansir DailyMail (30/9), Rebecca adalah siswa di Queen Elizabeth's School, Dorset. Dia dan sang mantan yang tidak disebutkan namanya telah berpacaran selama 7 bulan. Setelah pacarnya mengakhiri hubungan, Rebecca benar-benar merasa hancur.
Sang pacar bahkan memblokir Facebook milik gadis yang biasa dipanggil Rebe itu. Rebecca mencoba menghubungi mantan pacarnya berkali-kali, bahkan sempat mendatangi rumahnya untuk mengajak berbaikan. Namun semua upaya itu gagal total.
Mantan pacar Rebecca mulai khawatir dan mencoba untuk berbicara kepadanya. Tetapi itu tak cukup untuk mencegah niat Rebecca mengakhiri hidup.
Beberapa hari setelah putus, Rebecca mendirikan 'altar' di halaman rumah. Dengan deretan lilin, Rebecca memperingati hatinya yang patah. Kemudian gadis remaja itu menyiramkan cairan yang mudah terbakar ke tubuhnya dan menyulutkan api. Sebelumnya dia masih sempat mengirimkan pesan terakhir kepada sang mantan.
"Aku hanya ingin mengatakan aku cinta kepadamu untuk terakhir kalinya, jadi selamat tinggal." (mdk/tsr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya