Demi bocah penderita kanker, kota ini rayakan Natal di Oktober
Merdeka.com - Demi seorang bocah yang tengah menunggu ajal, seluruh kota ini berpartisipasi untuk memberikan momen bahagia terakhir. Mereka bekerjasama untuk mewujudkan perayaan Natal terakhir bagi si bocah, sebelum maut menjemputnya di akhir tahun.
Evan Leversage didiagnosis dengan kanker otak sejak lima tahun yang lalu, tepatnya ketika dia berusia dua tahun. Dilansir The Globe and Mail, sejak itu Evan telah menjalani pengobatan intensif. Baru-baru ini keluarga Evan mendapat kabar kalau tumor di otak bocah cilik itu telah menyebar. Diperkirakan Evan tidak akan bisa bertahan sampai bulan Desember.
Mendengar ini, Nicole Wellwood, ibu Evan meminta keluarganya untuk merayakan Natal lebih awal. Nicole tidak menduga kalau keinginannya itu dikabulkan tak hanya oleh keluarga besar, tetapi seluruh kota St. George, Ontario, Kanada.
Warga kota St. George berusaha mewujudkan Natal paling meriah di bulan Oktober untuk Evan. Warga berdatangan ke rumah keluarga Evan dan memasang berbagai dekorasi Natal. Anak-anak mengadakan pertunjukan musik, sementara orang-orang dewasa mengorganisir parade Natal. Bahkan kepolisian setempat pun ikut membantu secara sukarela.


Photo credit: The Globe & Mail
Syukurlah, Evan menyambut perayaan tersebut dengan bahagia. Dia tampak bersemangat saat menyaksikan parade dan menjajal kereta Santa Claus.


Photo credit: The Globe & Mail
Nicole sendiri merasa terharu dengan kebaikan hati para tetangganya. Dia mengatakan kepada CBC, "Ini gila. Banyak orang yang benar-benar habis-habisan."
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya