Cuaca dingin, selimut tebal mendadak jadi tren fashion di Bangkok
Merdeka.com - Sama seperti Indonesia, Thailand adalah negara tropis. Penduduk di sana terbiasa dengan cuaca panas. Bahkan warga Thailand punya guyonan tersendiri mengenai cuaca di sana. Katanya Thailand punya tiga musim, yaitu panas, sangat panas, dan luar biasa panas. Tak heran kalau warga negeri gajah putih itu kelimpungan ketika 'dihajar' cuaca dingin yang menggigit.Dilansir Coconuts Bangkok (26/1), beberapa hari belakangan kota Bangkok dilanda cuaca ekstrem. Suhu udara di ibukota Thailand ini turun drastis hingga 16 derajat Celcius. Menurut laporan PBS, udara dingin bertekanan dingin dari China yang menjadi dalang perubahan cuaca.Warga Bangkok menempuh berbagai cara agar tetap bisa beraktivitas di tengah sergapan hawa dingin tersebut. Ada yang membekali diri dengan lilin, membuat api unggun di pinggir jalan, sampai memakai selimut. Selain pakaian tebal khas musim dingin, selimut tebal dan bedcover mendadak jadi tren fashion di jalan-jalan.

Sejumlah pengguna Facebook dan Twitter mengunggah foto-foto penduduk Bangkok yang berkendara dengan selimut membalut tubuh. Para siswa pun tampak mengikuti pelajaran di kelas dengan tubuh berbalut selimut.

Namun PBS mengindikasikan kalau cuaca ekstrem ini tidak akan berlangsung lama. Diperkirakan hari Jumat nanti warga Bangkok sudah bisa menikmati cuaca hangat kembali.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya