Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Commodity luncurkan parfum unik dengan aroma khas buku tua

Commodity luncurkan parfum unik dengan aroma khas buku tua Parfum aroma buku tua dari Commodity. © Sephora/Commodity

Merdeka.com - Pernah mendengar tentang bibliosmia? Ini adalah istilah yang digunakan untuk menyebut aroma khas buku tua atau baru. Tak sedikit orang yang menyukai aroma ini. Bahkan aroma ini dianggap sebagai salah satu sensasi menyenangkan yang didapat setelah membeli buku bekas.

Sekarang para penggila bibliosmia tidak perlu membeli bukut tua dulu jika ingin mencium aroma khas dari lembaran-lembaran kertas usang. Commodity meluncurkan wewangian dengan bau spesial dari buku tua.

Parfum bertajuk Book itu dideskripsikan sebagai 'aroma sempurna buku tua di dalam botol'. Wewangian hadir dengan aroma uniseks, cocok untuk pria maupun wanita. Dibuat dari wangi kayu-kayuan seperti cendana, bergamot, dan cemara yang kombinasinya mengingatkan pada bau kertas menguning yang sudah berumur tahunan.

parfum aroma buku tua dari commodity

Parfum aroma buku tua dari Commodity © Sephora/Commodity

Dilansir Bustle, Book merupakan bagian dari seri Black Collection dari Commodity. Diramu oleh ahli parfum Commodity, Ketrin Leka,terinspirasi dari memori masa kecilnya.

parfum aroma buku tua dari commodity

Parfum aroma buku tua dari Commodity © Sephora/Commodity

"Saat-saat paling berharga bagi saya adalah ketika saya mengunjungi New York Library untuk merasakan kembali sensasi membaca buku tua yang masih dijilid, membalik halaman-halamannya dan menghirup bau kertas kering yang bercampur dengan udara segar," katanya.

Commodity Book Cologne hadir dengan ukuran 100 ml yang dihargai $ 105 dan kemasan kecil berukuran 10 ml yang dihargai $ 26. Selain aromanya yang nikmat di hidung, parfum ini juga menggunakan bahan yang sustainable. Cendana yang digunakan berasal dari pohon yang merupakan hasil dari kemitraan antara Commodity dan komunitas Kanak Kaledonia Baru. Tujuan dari kerjasama ini adalah mengawasi kinerja Dewan Pengelolaan Hutan dalam rangka melindungi pohon cendana dari kepunahan.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP