Bocah 9 tahun jadi model sampul transgender pertama majalah NatGeo
Merdeka.com - Avery Jackson lahir sebagai laki-laki, tetapi sejak kecil dia lebih cenderung ke hal-hal berbau feminin. Pada akhirnya, Avery menyadari jati dirinya sebagai seorang wanita dan belakangan menjadi salah satu aktivis transgender berpengaruh. Kini, sosoknya menghiasi sampul majalah National Geographic. Dengan ini, Avery menjadi transgender pertama yang didapuk menjadi model sampul majalah kondang tersebut.
Dilansir Indiatoday (16/12), Avery, 9 tahun, akan menjadi 'wajah' National Geographic di bulan Desember. Dengan foto hasil jepretan fotografer Robin Hammond, sosok Avery akan mewakili topik Revolusi Gender yang dikupas majalah tersebut. Bulan ini, National Geographic akan mencoba untuk membongkar stigma negatif mengenai komunitas LGBTQ dan mengeksplorasi elemen sosial, budaya, biologis dan pribadi dari isu tersebut.

Avery dianggap sebagai aktivis sosial muda yang aktif dalam memperjuangkan hak kaum transgender. Ambisinya adalah melihat kaum transgender diterima sebagai anggota masyarakat, sehingga memperkecil risiko kekerasan dan keterasingan terhadap mereka.

Aktivitas Avery didukung penuh oleh kedua orangtuanya. "Saya mencintai anak saya apa adanya dan tanpa prasyarat, dan saya berjanji untuk membantu mendidiknya menjadi menjadi masyarakat yang produktif, bahagia, dan sehat. Lagipula, bukankah itu tugas kita sebagai orang tua?" tutur ayah Avery dalam sebuah artikel fitur untuk The New York Times.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya