Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Antartika jadi objek wisata, pinguin terancam punah

Antartika jadi objek wisata, pinguin terancam punah Penguin. ©2014 Merdeka.com/Alamy

Merdeka.com - Kenaikan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Antartika dapat meningkatkan risiko kematian pinguin karena penyakit mematikan. Manusia memulai perjalanan mereka ke Kutub sekitar 200 tahun yang lalu.

Sebagaimana dilansir Dailymail (22/12), hampir 40.000 wisatawan dan peneliti mengunjungi Antartika setiap tahunnya. Dan karena pinguin dipercaya memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, peningkatan jumlah pengunjung ke Antartika telah mengancam keberadaan mereka.

Wray Grimaldi, dari University of Otago di Denuedin, Selandia Baru mengatakan kepada New Scientist: "Efek dari pariwisata yang berkembang dan kehadiran para peneliti bukannya tanpa konsekuensi."

penguin

Wray juga menegaskan bahwa penguin sangat rentan terhadap penyakit menular. Terbukti, sebuah survei yang dilakukan pada tahun 1947 menemukan bahwa burung telah tertular penyakit seperti Salmonella, E. coli, virus West Nile dan infeksi virus cacar Avian. Tim dari New Zealand University juga melaporkan dalam jurnal mereka Polar Biology bahwa ribuan kasus kematian pinguin dapat dikaitkan dengan penyebaran penyakit asing. Virus cacar Avian diketahui telah menewaskan lebih dari 400 penguin pada tahun 2006.

penguin

Photos by Alamy

Untuk itu, para wisatawan diperingatkan untuk selalu membersihkan alas kaki mereka, ketika tiba di Antartika.

(mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP