Aneh, 6 orang ini memilih hidup terasing dari peradaban modern
Merdeka.com - Rutinitas sehari-hari kadang bisa terasa menjenuhkan. Begitu juga dengan deretan kewajiban yang menuntut untuk dipenuhi sepanjang hari. Apalagi di zaman kecanggihan teknologi seperti sekarang ini. Hasrat untuk berkompetisi menjadi syarat wajib untuk bertahan hidup. Tak heran jika tingkat stres pada manusia modern sangat tinggi.
Alhasil, beberapa orang akhirnya memutuskan untuk menghindar dari hiruk pikuk dunia. Mereka memilih habiskan sisa umur jauh dari keramaian. Meski harus hidup sendiri, mereka merasa lebih damai. Berikut ini beberapa kisah mereka yang berhasil kami rangkum.
Feng Mingshan, manusia gua terakhir China

Feng Mingshan, seorang kakek asal China memutuskan hidup terasing dari modernisasi dan menjadi manusia gua. Feng tinggal di dalam sebuah gua yang dia temukan sendiri saat kecil di Gaoba, Provinsi Shaanxi sejak tahun 1993.
Dilansir DailyMail, Feng sengaja tinggal di sana karena tidak ingin hidup dikelilingi banyak orang. Menurut Feng Xueming, saudaranya kakek tua itu memang memiliki sifat yang aneh sejak dulu. Dia tidak suka bersosialisasi dengan orang lain.
Kini Feng Mingshan sudah tinggal di dalam gua selama lebih dari 20 tahun. Dia hidup layaknya manusia prasejarah, tanpa pakaian dan peralatan penunjang hidup yang modern. Pemerintah setempat menyatakan maksud untuk memindahkan Feng ke rumah penampungan lansia. Namun membujuk kakek ini untuk meninggalkan surga kecilnya jelas bukan perkara mudah.
Pedro Luca, 40 tahun hidup di gua Tucuman

Kalau Feng Mingshan menjadi manusia gua selama 20 tahun lebih, Pedro Luca sudah tinggal di dalam gua selama 4 dekade. Dilansir Associated Press, pria 79 tahun ini menghabiskan hari tuanya seorang diri dalam sebuah gua di Provinsi Tucuman. Dia bertahan hidup dengan berburu hewan liar di hutan dan minum dari mata air di dekat gua.
Walaupun begitu, Luca tidak total meninggalkan hidup modern. Pria ini masih menyimpan radio tua sebagai penghibur di kala malam. Dia juga membeli barang-barang kebutuhan mendasar seperti lilin, gandum, dan minyak tanah dengan uang pensiunnya.
Angelo Valkenborg, hidup bak manusia purba di hutan Slovenia

Hidup sebagai salesman dengan mobil mewah, rumah nyaman, liburan eksklusif, dan seorang istri rupanya tak membuat Angelo Valkenborg puas. Dia justru merasa kosong dengan segala kelebihan duniawi yang dia miliki. Karena itulah, Valkenborg memutuskan untuk hidup seorang diri di tengah hutan Slovenia.
Dilansir Oddity Central, Valkenborg bertahan hidup dengan berburu dan meramu makanan layaknya manusia prasejarah. Namun dia masih menyimpan smartphone dan mobilnya di tepi hutan untuk berjaga-jaga. Karena gaya hidupnya yang tak biasa in, Valkenborg harus mengorbankan pernikahannya. Meskipun merasa sedih, dia tidak merasa menyesal karena telah mengikuti panggilan hatinya untuk hidup di alam liar.
"Saya menyadari bahwa ini adalah bagian penting dari siapa saya dan apa yang benar-benar saya sukai," katanya. (mdk/tsr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya