Agar tak dibully lagi, bocah ini diantar sekolah 50 pengendara moge
Merdeka.com - Phil Mick, 11, sempat menjadi korban bullying parah sampai lulus SD. Untuk mengembalikan rasa percaya diri dan mencegahnya ditindas kembali, 50 pengendara motor besar mengantarkan Phil ke sekolah barunya.
Dilansir CNN (5/8), Phil mengalami trauma fisik maupun emosional yang cukup mengkhawatirkan. Dia sering diejek gendut, miskin, dan berbagai julukan negatif lainnya oleh anak-anak di sekolah. Tak jarang pukulan dan tendangan mampir ke bagian pribadinya. Awalnya Phil enggan menceritakan penganiayaan yang dialaminya. Namun sang ibu memaksanya untuk bercerita setelah melihat memar-memar di tubuh anaknya untuk kesekian kali. Phil bahkan sempat berpikir ingin bunuh diri. Dia mulai merasa dirinya tidak berharga dan bodoh.
Cerita memilukan Phil sampai ke telinga Brent Warfield. Brent adalah pimpinan United Motorcycle Enthusiasts, sekelompok pengendara motor besar berbasis di Fort Wayne, Indiana yang hobi melakukan aksi kemanusiaan. Untuk memberikan suntikan rasa percaya diri baru kepada Phil, Brent dan rekan-rekannya sepakat untuk mengantar Phil memulai hari pertama di sekolahnya yang baru. Phil diajak sarapan bersama di restoran, diberi sepeda milik Brent, dan diajak berkendara bersama puluhan biker moge sampai ke sekolah.

Phil diberi sepeda oleh Brent. ©2017 CNN

Phil diberi jaket kehormatan oleh Brent. ©2017 CNN
Aksi mengantar Phil tak hanya bertujuan untuk menebus harga diri si bocah yang hancur, tetapi juga untuk mengingatkan seluruh generasi remaja bahwa bullying bukanlah tindakan yang baik.

Phil Mick diantar puluhan biker moge ke sekolah ©2017 CNN
"Anak-anak ini diintimidasi dan saya tidak tahan dengan itu," tutur Brent kepada CNN. "Kami mencoba untuk membantu masyarakat dan menyebarkan kesadaran untuk mencegah anak-anak bersikap kejam terhadap orang lain dan mencegah kemungkinan kasus bunuh diri."

Phil Mick diantar puluhan biker moge ke sekolah ©2017 CNN

Phil Mick diantar puluhan biker moge ke sekolah ©2017 CNN
Mungkin tindakan Brent dan rekan-rekannya memang berbuah hasil. Menurut ibu Phil, mengendarai motor gede membuat anaknya tersenyum kembali setelah sekian lama. Bocah yang kini duduk di bangku SMP tersebut menggemari aktivitas rakit-merakit dan mengatakan kalau suatu saat dia ingin bekerja dengan otomotif.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya