82 Patung anak-anak ini merupakan penanda kebiadaban Nazi
Merdeka.com - Jika disebutkan tempat yang menjadi saksi bisu kekejaman Nazi, barangkali yang ada di benak kita semua adalah Auschwitz-Birkenau, kamp konsentrasi yang menjadi tempat ribuan korban Peran Dunia II meregang nyawa.
Tetapi di salah satu bagian Republik Ceko ada sebuah desa kecil yang sempat dihancurkan partai pimpinan Adolf Hitler tersebut. Nama desa itu adalah Lidice. Warganya sempat dibunuh dan diculik oleh pasukan Nazi.
Menurut situs Atlas Obscura, kisah sedih desa tersebut dimulai ketika suatu kelompok militan yang bersembunyi di sana membunuh Reinhard Heydrich, perwira tinggi Nazi pada tahun 1942. Pembunuhan Heydrich mengundang kemarahan Hitler dan Himmler. Kedua pimpinan Nazi itu pun memerintahkan 'pembersihan' Lidice segera.
Dalam waktu singkat, pasukan Nazi menguasai desa itu. 173 orang dewasa dibunuh dengan rentetan peluru, 184 wanita dikirim ke kamp konsentrasi, sementara anak-anak diculik. Beberapa bocah yang dianggap potensial untuk menjadi kader Nazi di masa depan diadopsi oleh para perwira. Sementara sisanya yang dianggap tak berguna dikirim ke kamp untuk dibunuh dengan gas. Total 82 anak tak berdosa tewas di dalam kamar gas kamp pemusnahan Nazi.
Setelah perang berakhir, beberapa warga Lidice yang berhasil selamat kembali ke desa. Perkampungan kecil itu pun menjadi simbol keganasan Nazi.
Untuk mengenang 82 anak yang tewas tersebut, dibuatlah patung perunggu bagi masing-masing jiwa mereka yang terenggut oleh Marie Uchytilova, seorang seniman lokal. Ketika Uchytilova tewas sebelum sebelum karyanya rampung, sejumlah seniman lain menyelesaikan proyek tersebut.



Hingga kini, patung 82 bocah itu masih ada di Lidice, seolah-olah menatap hari esok yang tak mungkin lagi mereka jelang.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya