5 Tradisi unik seputar Imlek
Merdeka.com - Imlek atau juga sering disebut Sin Tjia, merupakan perayaan terpenting bagi warga keturunan Tionghoa. Perayaan tahun baru China ini biasanya identik dengan tradisi bagi-bagi ang pao, barongsai, dan masih banyak lagi. Kira-kira, apa saja ya tradisi unik seputar Imlek? Penasaran? Berikut adalah lima tradisi unik seputar Imlek.
Makan ikan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJangan heran, jika harga ikan bandeng bisa melambung ketika mendekati Imlek. Hal ini dikarenakan ikan adalah simbol kebahagiaan dan keberuntungan bagi masyarakat Tionghoa. Namun, ikan yang dihidangkan tidak boleh dibalik. Jadi, kalau bagian atasnya sudah habis. Anda tak boleh mengambil daging di sisi lainnya dengan membalik ikan. Menurut tradisi, ikan juga tidak boleh dihabiskan sekaligus pada hari itu, melainkan disisakan untuk keesokan harinya. Tradisi ini melambangkan nilai tambah untuk tahun berikutnya.
Angpau
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNah, salah satu tradisi yang melekat pada Imlek adalah angpau. Istilah angpau sendiri berasal dari bahasa Hokkian yang berart ang (merah) dan pau (bingkisan/amplop). Kenapa harus berwarna merah? Dalam kebudayaan Tionghoa, warna merah dianggap sebagai simbol kebaikan dan kesejahteraan. Warna ini juga dipercaya mampu membawa kebahagiaan dan semangat yang bersumber pada nasib baik.
Barongsai atau liong naga
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBarongsai atau juga sering disebut liong naga, merupakan tarian khas China yang berasal dari masa Dinasti Chin - sekitar abad ke tiga sebelum masehi. Tarian tradisional China ini dilakukan oleh satu tim yang terdiri dari dua orang - dengan memakai kostum menyerupai singa. Singa merupakan simbol hewan yang diyakini memiliki daya magis dalam kebudayaan China. Menurut tradisi Tionghoa, barongsai juga dipercaya dapat menolak bala dan melimpahkan rejeki.
Membersihkan rumah
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSehari sebelum perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa akan berbondong-bondong membersihkan rumah. Tradisi ini dilakukan sebagai simbol buang sial dan membuka keberuntungan. Sebaliknya, tepat saat perayaan tahun baru China, menyapu rumah adalah hal yang pantang dilakukan. Menurut kepercayaan, hal ini akan membuang rejeki atau keberuntungan.
Pantang makan bubur
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNah, ini menariknya! Saat perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa dilarang makan bubur. Karena menurut tradisi, bubur adalah simbol kemelaratan atau kemiskinan.Inilah lima tradisi unik yang biasa ditemui saat Imlek. Selain kelima tradisi di atas, apakah Anda punya tradisi lain yang biasa dilakukan bersama keluarga saat Imlek? Kalau ya, yuk bagi cerita unik Anda dengan sahabat Merdeka.
(mdk/des)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya