Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Tradisi cantik paling mengerikan di dunia

5 Tradisi cantik paling mengerikan di dunia Ilustrasi wajah cantik. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/aslysun

Merdeka.com - Ada yang bilang cantik itu menyakitkan. Ya, sebagian wanita terkadang rela melakukan cara-cara ekstrem untuk memperoleh kecantikan instan. Namun, ada pula yang lebih memilih cara-cara alami untuk mendapatkan kecantikan yang didambakan. Setiap budaya tentunya memiliki tradisi yang membedakannya dari yang lain. Dan berikut kami sajikan lima tradisi paling mengerikan di dunia. Mari kita simak bersama!

Dipaksa jadi obesitas

obesitasRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pernah dengar tradisi leblouh? Begitu seorang gadis di Mauritania memasuki usia menikah, dia akan "dipaksa" untuk melakukan tradisi leblouh. Di negara itu, wanita yang memiliki tubuh gemuk dianggap lebih menarik di depan lawan jenis. Oleh karenanya, dalam tradisi leblouh, seorang gadis dipaksa untuk menggemukkan tubuhnya dengan makan bertumpuk-tumpuk makanan serta meminum semangkuk besar susu unta atau susu kambing.Menurut laporan Safe World For Women, tubuh gemuk merupakan simbol dari kecantikan, kesejahteraan, dan status sosial yang tinggi di Mauritania. Akibatnya, ada sekitar 40 persen wanita di Mauritania yang mengalami obesitas. Namun, praktik ini tentu sangat membahayakan karena obesitas dapat memicu beragam penyakit, termasuk jantung dan kanker.

Menato gusi

5 tradisi cantik paling mengerikan di duniaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kita seringkali menemukan banyak orang menato beberapa bagian aneh dari tubuh mereka. Tetapi, ini mungkin lebih tak masuk akal. Anda tentu belum pernah dengar tato gusi, bukan? Usut punya usut, tato gusi ternyata merupakan tradisi cantik yang dilakukan di Afrika Barat. Uniknya, tradisi ini tidak dilakukan dengan cara menggambar gusi, melainkan hanya memberi warna hitam pada gusi. Tato gusi sendiri sangat populer di beberapa kota-kota dan desa-desa kecil seperti Thies, Senegal. Para wanita melakukan tradisi kuno tersebut untuk mendapatkan senyuman yang lebih menarik. "Saya ingin punya gusi hitam agar punya senyum yang lebih indah. Ini mungkin menjadi obsesi saya, meski sebetulnya saya takut akan prosedurnya. Tapi, saya yakin semua akan berjalan baik-baik saja," ungkap Marieme, wanita asal Thies, Sinegal, yang juga tertarik untuk melakukannya.Menurut pengakuan beberapa penduduk, tradisi tato gusi dapat menghilangkan bau busuk di mulut dan merawat kesehatan gigi, sebagaimana dilansir Metropolisweb.tv(2/1).Proses penatoan dilakukan dengan menggunakan bubuk hitam - campuran dari minyak panas dan mentega Shea (mentega khas Afrika). Kemudian pasta tersebut dioleskan ke seluruh gusi. Untuk mendapatkan hasil terbaik, penato akan mengulangi prosedur tersebut bahkan hingga tujuh kali. Ini tentu sangat menyakitkan. Berminat untuk mencobanya?

Penasaran? Yuk lihat video di bawah ini!

Topik pilihan: Tips Cantik | Tips Cinta | Wanita merdeka

'Bonsai' kaki

5 tradisi cantik paling mengerikan di duniaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Tradisi ini dipraktikkan oleh sejumlah wanita kelas menengah dan atas di China sebelum abad ke-20. Sejak usia 5-8 tahun, mereka mulai "dipaksa" untuk mengikat empat jari kaki mereka, kecuali jempol, ke bawah telapak kaki. Kain yang digunakan untuk mengikat kemudian dijahit untuk mencegah pertumbuhan empat jari tersebut dan membiarkannya menyatu dengan telapak kaki.Pada masa itu, ukuran kaki yang kecil adalah simbol kecantikan wanita. Bahkan, hal itu diyakini juga dapat meningkatkan gairah seksual pria. Demi untuk menjunjung kehormatan keluarga, para wanita di zaman itu rela mengalami patah tulang dan infeksi selama proses pengikatan tersebut.

Topik pilihan: Tips Cantik | Tips Cinta | Wanita merdeka

Memanjangkan leher

5 tradisi cantik paling mengerikan di duniaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kayan adalah subkelompok dari orang Karen, etnis minoritas Tibet-Burma di Myanmar. Kayan terdiri dari beberapa kelompok, antara lain: Kayan Lahwi (biasa disebut Padaung), Kayan Ka Khaung (Gekho), Kayan Lahta, Kayan Ka Ngan. Kayan Gebar, dan Kayan Kakhi.Pada akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an, banyak suku Kayan yang melarikan diri ke wilayah perbatasan Thailand. Hal itu dipicu konflik rezim militer di Myanmar. Wanita dari suku Kayan Lahwi yang hidup di Thailand, kemudian memperkenalkan tradisi ekstrem memanjangkan leher. Menurut budaya Kayan Lahwi, wanita berleher panjang dianggap lebih menarik dan cantik di mata lawan jenis. Atas nama kecantikan, wanita dari suku tersebut nekat melakukan hal ekstrem dengan memasang kumparan logam pada leher. Seiring bertambahnya usia, tulang leher akan memanjang secara alami sesuai dengan jumlah kumparan logam yang dipasang di leher.

Topik pilihan: Tips Cantik | Tips Cinta | Wanita merdeka

Melebarkan bibir

5 tradisi cantik paling mengerikan di duniaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com (mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP