4 Ketakutan single parent saat mencari pasangan
Merdeka.com - Butuh banyak pertimbangan untuk melangkah ke dalam suatu hubungan cinta. Apalagi jika Anda adalah seorang single parent dengan satu anak atau lebih. Anda tentu memiliki banyak pertimbangan sebelum akhirnya memutuskan untuk memiliki pasangan lagi. Berikut adalah empat ketakutan single parent saat hendak mencari pasangan. Yuk simak ulasannya!
Anak
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSetelah Anda memiliki anak, dunia Anda tentu akan berpusat padanya. Seorang single parent akan selalu menempatkan kebutuhan anak di atas kepentingannya sendiri. Oleh karenanya, para single parent biasanya takut melihat bagaimana reaksi anak mereka ketika tahu orang tuanya berkencan lagi.
Pasangan Anda dan anak Anda
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAnda takut pasangan Anda tidak bisa merebut hati anak Anda? Anda juga takut anak Anda tidak bisa kompak dengan pasangan Anda? Ketakutan ini akan membuat seorang single parent seringkali merasa bahwa hubungan asmaranya tak memiliki masa depan.
Tak ada waktu untuk urus anak
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHidup Anda sudah disibukkan dengan urusan anak dan pekerjaan. Dalam keadaan seperti ini, Anda mungkin merasa takut bahwa berkencan dengan seseorang akan merusak pembagian waktu yang sudah Anda susun secara matang.
Prioritas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAnda takut bahwa Anda tidak bisa membuat prioritas? Wajar jika seorang single parent merasa takut bahwa dia tidak bisa membagi prioritasnya terhadap anak dan pasangan. Kecuali jika pasangannya bisa memahami kewajibannya sebagai seorang single parent.Inilah empat ketakutan yang dimiliki oleh seorang single parent ketika hendak menjalin hubungan baru.
(mdk/des)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya