Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sejumlah perwira militer terlibat dalam gerakan 30 September 1965. Enam perwira tinggi dan satu perwira menengah Angkatan Darat diculik. Mereka ditemukan tidak bernyawa dalam sumur daerah Lubang Buaya, pada 4 Oktober. Pangkostrad Mayjen Soeharto begitu menerima laporan langsung bergerak cepat. Memerintahkan Komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie menumpas habis kelompok pro komunis.

Komandan Batalyon Cakrabirawa Letkol Untung Syamsuri terlibat. Bersama Brigjen Soepardjo, Kolonel Latief, dan Mayor Soejono. Meski berpangkat lebih rendah, kenapa Untung menjadi komandan pasukan militer gerakan ini?. Bukan Soepardjo, Komandan Komando Tempur di Kalimantan dengan bintang satu di pundaknya.