WNI resmi dapat bebas visa terbatas ke Jepang
Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi bersama Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bertemu dengan koleganya Menlu Jepang Fumio Kishida dan Menhan Jepang Gen Nakatani di Ibu Kota Tokyo, Kamis (17/12). Topik yang dibahas dalam pertemuan bilateral berformat 2+2 itu sangat luas, mulai dari keamanan, maritim, sampai ekonomi.
Kendati begitu, ada beberapa kesepakatan konkret yang tercapai, salah satunya adalah isu bebas visa bagi Warga Negara Indonesia yang melawat ke Jepang. Sebagian pemegang paspor RI memperoleh keleluasaan masuk negeri Matahari Terbit.
"Kedua Menteri juga menyepakati fasilitas bebas visa kunjungan singkat bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, dalam keterangan tertulis.
Pembebasan visa ini menyusul kesepakatan kedua negara meningkatkan hubungan antar warga. Sebelumnya, Jepang telah memberikan bebas visa kepada WNI pemegang e-passport, tapi dengan beberapa prasyarat.
Jepang adalah salah satu mitra dagang terbesar Indonesia, dengan nilai perdagangan USD 40,17 miliar sepanjang tahun lalu. Investasi Jepang merupakan ketiga terbesar di Indonesia, mencapai USD 2,7 miliar pada 2014 saja.
Pertemuan 2+2 ini merupakan mandat dari pertemuan Presiden Jokowi dan PM Abe pada Kunjungan Kenegaraan ke Tokyo, 23 Maret 2015. Forum ini bertujuan tidak saja untuk membahas isu-isu bilateral yang strategis namun juga forum bagi kedua negara untuk membahas perkembangan kawasan secara komprehensif.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya