WN Iran dan Ukraina jadi korban bom bunuh diri Turki
Merdeka.com - Pejabat Turki konfirmasi ada warga asing yang ikut menjadi korban penyerangan bom bunuh diri di Bandar Udara Ataturk, Turki. Paling banyak berasal dari Iran dan Ukraina.
"Seorang warga negara Iran dan Ukraina menjadi korban bom bunuh diri ini," ujar pejabat tak disebutkan namanya, seperti dikutip dari The Independent, Rabu (29/6).
Kedutaan Besar Iran di Turki sudah diberitahu atas hilangnya nyawa salah satu warganya tersebut. Mereka juga sudah mengetahui lima warga lainnya mengalami luka-luka dan dalam perawatan intensif di rumah sakit.
Tembakan, teriakan dan ledakan mengudara di Bandara Ataturk, Istanbul semalam waktu setempat. Dilaporkan ada tiga orang yang melakukan aksi bunuh diri dan menembak semua pengunjung bandara.
Saksi mata yang melihat insiden ini menggambarkan kejadian tersebut sangat mematikan. Orang-orang berlarian karena panik dalam keramaian, akibat yang dilakukan oleh pelaku penyerangan.
Berdasarkan keterangan dari kepolisian setempat, penyerang dilaporkan mulai menembaki petugas keamanan bandara di pintu masuk terminal, sebelum akhirnya meledakkan diri satu per satu. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 22.00 waktu setempat atau pukul 02.00 WIB.
Akibat insiden ini, 36 orang tewas dan sedikitnya 147 mengalami luka-luka. Hingga kini, masih belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Sementara itu, pemerintah Turki dan juga Presiden Recep Tayyip Erdogan menuduh kelompok bersenjata Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang melakukan penyerangan ini. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya